Topic
Home / Berita / Nasional / Soal BIN, KAMMI Kecewa Lagi dengan Jokowi

Soal BIN, KAMMI Kecewa Lagi dengan Jokowi

Presiden Joko Widodo menunjuk Sutiyoso sebaga calon ketua BIN.  (http://medanbisnisdaily.com)
Presiden Joko Widodo menunjuk Sutiyoso sebaga calon ketua BIN. (http://medanbisnisdaily.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Pngurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyayangkan atas penunjukan Sutiyoso sebagai calon tunggal kepala Badan Inteligen Negara (BIN).

“Sangat mengkhawatirkan jika kemudian kepala BIN merupakan orang partai, ketua umumnya pula. Siapa pun dia yang menjadi ketua umum partai kemudian diberikan mandat presiden untuk menjadi kepala BIN, maka kita lihat saja hasilnya,” kata Ketua Umum PP KAMMI, Andriyana.

Atas tindakan itu, KAMMI menilai Jokowi telah melanggar janji kampanyenya sendiri yang menyebut tidak akan bagi–bagi “kursi”. Selain itu, dikhawatirkan pula Jokowi bakal menggunakan BIN sebagai alat tukar politik.

“Ini adalah kesalahan fatal, karena kedudukan BIN seharusnya sebagai alat negara dalam hal pertahanan, bukan kepentingan politik. Posisi Sutiyoso sebagai ketua partai sangat riskan dengan kepentingan politik jika ia juga memagang jabatan kepala BIN,” papar Andriyana.

Berdasarkan Undang–Undang Intelijen, terang Andriyana, BIN memiliki tugas, fungsi, dan wewenang amat vital, meliputi pengkajian hingga penyadapan. BIN juga mempunyai fasilitas memadai dan bisa mengakses hingga ke pelosok daerah.

“KAMMI berharap itu semua nanti tidak disalah gunakan. Oleh karena itu, KAMMI juga mendesak agar ada pertimbangan lebih lanjut tentang pencalonan tunggal kepala BIN ini,” imbuhnya.

Selain itu, Andriyana menilai ada rekam jejak masalah kemanusiaan yang melibatkan Sutiyoso.

“KAMMI sangat tidak mengharapkan gaya yang sama kembali diberlakukan oleh BIN ke depannya,” simpulnya.

Ketua Bidang Kebijakan Publik Barri Pratama menambahkan, tugas utama KAMMI ialah mengingatkan pemimpin yang zalim. Kesalahan Jokowi akan semakin besar jika tidak diingatkan.

“Sejak awal menjabat, banyak hal menjadi catatan KAMMI, termasuk isu kebijakan penunjukan calon tunggal Kepala BIN yang baru sangat mengecewakan. Ini penting mengingat peran vital BIN sebagai alat negara,” tutupnya.

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Azyumardi Azra Dukung KAMMI Masuk Kampus Guna Melawan Radikalisme

Figure
Organization