Home / Berita / Nasional / Mantan Deputi BI, Siti Fadjriah Meninggal Dunia

Mantan Deputi BI, Siti Fadjriah Meninggal Dunia

Mantan Deputi BI Bidang Pengawasan, Siti Fadjriah meninggal dunia pada Selasa (16/6/15).  (tempo.co)
Mantan Deputi BI Bidang Pengawasan, Siti Fadjriah meninggal dunia pada Selasa (16/6/15). (tempo.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kabar duka datang dari Keluarga Besar Bank Indonesia. Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Fadjriyah meninggal dunia pada pukul 20.30 WIB tadi. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di RS Harum Sismamedika Jakarta Timur.

“Ibu Siti sudah lama sakitnya, karena stroke dulu,” kata Humas Bank Indonesia Peter Jacob seoerti dikutip dari detikcom, Selasa (16/6/15) malam.

Jenazah pemilik nama lengkap Siti Chalimah Fadjriah saat ini telah berada di rumah duka di Jl Teluk Tomini, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Rencananya, Siti akan dimakamkan di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (17/6) pagi.

“Sekarang jenazah sudah di rumah duka. Akan dimakamkan di Temanggung besok,” ujar Peter.

Siti Fadjriah terpilih sebagai Deputi Bank Indonesia Bidang Pengawasan pada tanggal 9 Mei 2015 menggantikan Aulia Pohan yang telah memasuki masa pensiun. Komisi XI DPR memilih Fadjriah secara mutlak melalui aklamasi melalui sebuah rapat tertutup yang hanya memakan waktu sekitar satu jam.

Dikutip dari tokohindonesia.com, keputusan secara aklamasi dan tanpa melalui mekanisme pemungutan suara baru kali ini terjadi di dalam DPR hasil pemilu 2004. Seluruh anggota Komisi XI yang hadir saat itu, atau sejumlah 56 orang sepakat memilih Fadjriah.

“Fajriah juga memenuhi semua persyaratan sesuai UU No.3 tahun 204 tentang BI, yaitu memiliki integritas, kemampuan dan moralitas yang tinggi. Selain itu Fadjriah dalam keadaan sehat, memiliki NPWP dan menyerahkan laporan harta kekayaan” ujar Ketua Komisi XI Paskah Suzetta.

Siti merupakan salah seorang pejabat BI yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus Bank Century atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek sehingga Bank Century menjadi bank yang gagal dan berdampak sistemik. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sssttt… Ternyata Prajurit Zionis Takut Baku Tembak Lawan Warga Palestina

Figure
Organization