Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Tak Perlu Menunggu Sempurna

Tak Perlu Menunggu Sempurna

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (Foto: anita-chenit.blogspot.com)
Ilustrasi. (Foto: anita-chenit.blogspot.com)

dakwatuna.com

Tak perlu menunggu sempurna
Baik sempurna dalam ilmu maupun amal
Untuk ber-amar ma’ruf nahi mungkar,
Saling memberi nasihat dalam kebaikan dan kesabaran,
Juga menggaungkan suara kebenaran
Karena jika kita menunggu kesempurnaan
Kapan kita akan mulai menyeru kebaikan?

Rasulullah tak menunggu Alquran selesai diwahyukan
Dakwah tetap beliau serukan
Walau firman-Nya belum sampai sebagian

Yang terpenting adalah niat kita
Niat yang dilandasi dengan rasa ikhlas karena Allah
Niat menyerukan kalimat-Nya yang hak
Tekad untuk menyuarakan apa yang kita tahu benar
Layaknya tuntunan Alquran dan sunnah Rasul-Nya

Sesungguhnya dengan beramar ma’ruf nahi mungkar sama saja dengan kita sedang berproses untuk senantiasa memperbaiki diri kita.

“Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikan (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (ASy-Syams: 7-10)

Apabila kita mengingatkan orang lain untuk senantiasa berbuat baik dan mencegah untuk tidak berbuat jahat, itu artinya kita sedang menyuruh diri kita sendiri untuk melakukan hal tersebut. Tak mungkin kita menyuruh orang berbuat baik tetapi kita sendiri tidak melakukannya, malu sama cermin. Sebagai seseorang yang beriman dan bertakwa sikap jujur adalah yang paling utama, dalam hal ini kejujuran kita dalam mengatakan sesuatu. Kata lisan, kata hati dan perbuatan yang nyata harus terpaut. Itulah pengertian iman. Sama dengan ketika kita menolong orang yang kesulitan sesungguhnya kita sedang menolong diri kita sendiri.

Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hambaNya selama hambaNya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

Memulai dengan sambil membersihkan hati dan perilaku.

Penuh dengan keyakinan akan pertolongan Allah swt.

Dan senantiasa berdoa kepadaNya.

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepadaKu. Hendaklah ia memenuhi (perintah)Ku dan beriman kepadaKu, agar mereka memperoleh kebenaran.” (Al-Baqarah: 186).

Berdoa agar kita selalu dalam lindunganNya

Berdoa agar kita selalu berada di jalanNya

Berdoa agar kita selalu dalam dekapan hidayahNya

Berdoa agar kita selalu mampu menyampaikan kebenaran dariNya.

Allah telah membentangkan dua jalan yaitu kebaikan dan keburukan, tinggal kita pilih jalan mana yang akan kita tempuh.

“Allah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya; ….” (Al-ahzab: 4)

“Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kajahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Az-zalzalah: 7-8)

Barangsiapa dengan ilmu yang dia miliki, ilmu apa saja, bermaksud meraih ridha Allah swt maka ilmu itu akan bermanfaat baginya dan mengangkat derajatnya di sisi Allah.

Ya Allah, Ya Rabb jadikan kami orang-orang yang senantiasa menyerukan kebenaran dan menebarkan cahaya-Mu (Islam).

Ya Allah Guide me all the way to Your Jannah

Day by day passes and I think that my time could be near

So I pray O God let this world be in my hands & not in my heart

Cause soon I’ll have to leave it

Cause soon I’ll have to leave it.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lulus dari Univ. MH. Thamrin tahun 2014 jurusan Management dan saat ini bekerja di perusahaan media sosial. Bergabung dalam Alumni LDF Al-Iqtishod Univ. MH. Thamrin. Aktif sebagai Ketua Departemen PeTiKan (Penyuluhan, Pelatihan dan Pendidikan) Muslimah Center @_muslimahcenter

Lihat Juga

Kesempurnaan Seorang Ibu

Figure
Organization