Topic
Home / Berita / Nasional / Salam UI Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan

Salam UI Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan

Salam UI dan Lembaga Dakwah se-Universitas Indonesia melakukan Aksi Peduli Kemanusiaan di Bundaran HI, Ahad (31/5/15).  (Ari.m/Salam UI)
Salam UI dan Lembaga Dakwah se-Universitas Indonesia melakukan Aksi Peduli Kemanusiaan di Bundaran HI, Ahad (31/5/15). (Ari.m/Salam UI)

dakwatuna.com – Jakarta.  Hari Minggu tepatnya tanggal 31 Mei 2015 pukul 09.00 sampai 11.00 WIB, puluhan massa aksi dari Salam UI dan Lembaga Dakwah se-Universitas Indonesia berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia untuk mengadakan aksi solidaritas peduli kemanusiaan.

Aksi ini membawa 3 isu utama, yakni isu kemanusiaan Rohingya, isu kemunduran demokrasi Mesir, dan isu kemanusiaan Palestina. Tiga isu tersebut berdasarkan adanya kasus yang terjadi akhir-akhir ini, yakni mendaratnya ribuan etnis Rohingya di Aceh (Indonesia) dan Malaysia, divonis matinya simbol demokrasi Mesir (mantan Presiden Mohammad Morsi dan 121 tahanan lainnya), dan 11 serangan udara yang dilancarkan Israel ke Gaza.

Dalam aksi solidaritas tersebut, para ketua lembaga dakwah se-UI menyampaikan orasi dan kepeduliannya terhadap isu kemanusiaan. Dalam berbagai kesempatan, mereka menyerukan bahwa isu Rohingya, Mesir, dan Palestina bukan hanya menyangkut isu agama, tetapi isu kemanusiaan secara universal.

Turut hadir pula mendukung aksi solidaritas tersebut, yakni PAHAM (Pusat Advokasi Hukum dan HAM) Indonesia yang menyampaikan orasi mengenai permasalahan etnis Rohingya di Myanmar. Selain itu, kegiatan tersebut juga didukung oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Komite Nasional untuk Demokrasi Mesir.

Massa aksi yang berkumpul membawa amunisi bertuliskan “Masihkah Kita Peduli”, “Rohingya Deserves Home”, dan “Let’s Stop Egypt Execution”. Selain itu, ada pula yang memakai topeng Mursi dan bertindak sebagai militer Mesir yang mengeksekusi beliau. Beberapa di antara mereka juga turut memberikan pencerdasan kepada masyarakat dengan memberikan flyer yang bertuliskan kondisi-kondisi terkait kemanusiaan Rohingya dan Mesir.

Di akhir kegiatan, ketua Salam UI, Egi Mahira Irham, menyampaikan pernyataan kecaman Lembaga Dakwah se-UI terkait isu ini dan menuntut para pemangku kepentingan, yaitu:

  1. Menuntut pemerintah Myanmar, Indonesia, dan ASEAN untuk segera memberikan solusi untuk permasalahan yang menimpa masyarakat Rohingya di Myanmar, baik bantuan dalam jangka pendek dan penyelesaian konflik jangka panjang
  2. Menuntut pemerintah Indonesia sebagai negara demokrasi dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menanggapi dan menindak kasus vonis mati dan proses peradilan yang menciderai prinsip-prinsip demokrasi di Mesir secara tegas
  3. Menuntut Indonesia, negara-negara Asia-Afrika, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar mempercepat dan menunjukkan aksi konkrit untuk menyelesaikan konflik di Palestina dan konflik-konflik lainnya di dunia Islam seperti yang dijanjikan dalam Deklarasi Peringatan 60 tahun KAA bulan April lalu.

(Annisa Dina Amalia/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Milad ke-19 PKPU, Human Initiative: Spirit of Humanity

Figure
Organization