Home / Berita / Internasional / Afrika / Libya Deportasi 191 Pekerja Asal Mesir Melalui Perbatasan dengan Tunisia

Libya Deportasi 191 Pekerja Asal Mesir Melalui Perbatasan dengan Tunisia

Pekerja asal Mesir di Libya (aljazeera.net)
Pekerja asal Mesir di Libya (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Libya. Pemerintah Libya memutuskan mendeportasi 191 orang pekerja asal Mesir ke negara asal mereka dengan alasan tidak mempunyai izin kerja.

Sebagaimana diberitakan Aljazeera (19/5/2015), hampir dua ratus pekerja Mesir itu dipindahkan ke perbatasan Libya-Tunisia untuk kemudian diserahkan kepada petugas Kedubes Mesir di Tunisia dan selanjutnya dipulangkan ke Mesir.

Pejabat Kementerian Dalam Negeri Libya, Muhammad Abdussalam Al-Quwayri, menjelaskan bahwa para pekerja asal Mesir itu telah ditahan sebelumnya beberapa bulan di pusat penampungan di daerah Mashiratah, 200 km dari Tripoli, karena tidak memiliki dokumen resmi.

Dalam hal ini, sebelumnya puluhan ribu pekerja asal Mesir bekerja di Libya, namun kekerasan yang meningkat di negara bekas tiran Muammar Qaddafi itu menyebabkan lebih dari 45 ribu dari mereka melarikan diri dan pulang ke Mesir.

Selain dari Mesir, banyak pekerja dari negara lain, khususnya Afrika, yang masuk ke Libya untuk kemudian mencoba menyeberang ke daratan Eropa secara ilegal. (aljazeera/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Konflik Air Antara Ethiopia, Sudan, dan Mesir