Topic
Home / Berita / Nasional / SBY Kembali Pimpin Demokrat untuk Lima Tahun Kedepan

SBY Kembali Pimpin Demokrat untuk Lima Tahun Kedepan

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketum Partai Demokrat periode 2015-2020.  (harianjambi.com)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Ketum Partai Demokrat periode 2015-2020. (harianjambi.com)

dakwatuna.com – Surabaya.  Sidang Paripurna III Kongres Partai Demokrat akhirnya menetapkan Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Ketum Partai Demokrat periode 2015-2020. Seluruh DPD secara aklamasi menyatakan persetujuannya terhadap SBY, calon tunggal Ketum Demokrat.

“Apakah dapat ditetapkan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketum Partai Demokrat 2015-2020?” kata pimpinan sidang paripurna III Kongres IV Demokrat, EE Mangindaan di Hotel Shangri-La Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2015) malam, dikutip dari detiknews.com

Seluruh peserta kongres secara koor menyatakan persetujuannya pada sidang paripurna III ini. “Setuju…,” kata peserta kongres.

“Dengan ini ditetapkan Susilo Bambang Yudhoyono sebgai Ketum Partai Demokrat 2015-2020,” ujar EE Mangindaan seraya mengetuk palu tanda pengesahan. Setelahnya Mangindaan membacakan surat keputusan penetapan SBY sebagai ketum Demokrat untuk 5 tahun mendatang.

Terpilihnya SBY secara aklamasi sekaligus menepis rumor yang sempat berkembang akan adanya kongres tandingan oleh sejumlah pengurus DPC yang hak suaranya dicabut dan tidak diakomodir.

Salah satu yang mendukung diadakannya kongres tandingan adalah Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto.

Dikutip dari sindonews.com, Tri menganggap Kongres Demokrat tersebut dianggap sudah tak demokratis lagi. Pasalnya, Kongres hanya bersifat seremoni yang pemenangnya sudah bisa ditebak.

“Kongres akal-akalan dan tidak mencerminkan demokrasi hanya seremonial untuk mengukuhkan SBY menjadi ketua umum lagi,” ujar Tri.

Tri mengaku sebagai Ketua DPC yang hak suaranya sudah dicabut partai yang sekarang dipimpin mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sangat mendukung jika ada usulan membentuk kongres tandingan.

Agenda penetapan ketum Demokrat memang lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan. Seharusnya pemilihan ketum baru dilakukan pada sidang paripurna III Rabu (13/5/15) ini. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization