Home / Berita / Daerah / Ini Alasan Ahok akan Berangus Kopaja dari Jakarta

Ini Alasan Ahok akan Berangus Kopaja dari Jakarta

Kopaja tabrak motor di Jalan Antasari, Jakarta Selatan (Twitter @TMCPoldaMetro)
Kopaja tabrak motor di Jalan Antasari, Jakarta Selatan (Twitter @TMCPoldaMetro)

dakwatuna.com – Jakarta. Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta akan menyingkirkan kopaja dari Jakarta dan diganti dengan ukuran single, sama seperti Transjakarta.

“Ya, kami bertahap akan singkirkan mereka,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, seperti yang dilansir poskotanews, Sabtu (9/5).

Ahok menjelaskan, ke depannya Ahok akan menggabungkan kopaja dengan Transjakarta. Selain itu, Ahok juga mengancam akan mencabut izin trayek kopaja dan metromini jika masih ugal-ugalan.

“Jadi nanti tidak ada lagi bus-bus ukuran sedang di Jakarta. Ke depan, Kopaja yang bergabung dengan Transjakarta tidak diperbolehkan lagi membeli bus dengan ukuran sedang,” ujar Ahok di Balaikota.

Kekecewaan terhadap perilaku para sopir kopaja yang mulai ugal-ugalan lantaran kejar setoran mulai bermunculan. Apalagi, ketika kopaja mengalami kecelakaan dan menabrak kendaraan lain atau pejalan kaki, sopir kopaja tiba-tiba saja menghilang.

Kasus terbaru kaburnya sopir kopaja adalah ketika terjadi kecelakaan di di jalur putar balik di depan Kantor Duta Besar Malaysia, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin pagi, 4 Mei. Pada kejadian tersebut, seorang wanita bernama Leny (37 tahun) tewas ditabrak Bus Kopaja AC P20 saat hendak memutar

Pengemudi Kopaja itu tak mau membantu korban yang telah tak sadarkan diri bersimbah darah. Pengemudi malah memilih melarikan diri dan hingga saat ini belum tertangkap polisi.

Kepolisian Daerah Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas menegaskan agar operator bus angkutan dalam kota di Jakarta mau bekerja sama membantu polisi menangkap pengemudi yang telah melakukan tabrak lari.

“Pihak kami masih berusaha mencari sopir tabrak lari. Saya sudah melayangkan surat pemeriksaan terhadap Koperasi Kopaja selaku pengelola dan pemilik armada bus Kopaja. Namun, hingga kini Kopaja masih belum merespons surat pemanggilan tersebut,” kata Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono di Jakarta, seperti yang dilansir viva.co.id, Sabtu (9/5). (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

MK, Sosial Media dan Etalase Demokrasi