Home / Berita / Nasional / Heboh Simbol Dajjal di Kafe Milik Putra Jokowi, Ulama Angkat Bicara

Heboh Simbol Dajjal di Kafe Milik Putra Jokowi, Ulama Angkat Bicara

Simbol Segitiga dan mata satu disalah satu sudut kafe milik putra sulung jokowi.  (republika.co.id)
Simbol Segitiga dan mata satu disalah satu sudut kafe milik putra sulung jokowi. (republika.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub mempertanyakan penggunaan gambar mata satu (simbol dajjal) dan segitiga di kafe Markobar, milik putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Dia menepis bahwa simbol yang identik dengan Iluminati tersebut hanya sekadar seni.

“Kalau Cuma sekadar seni, saya kira tidak. (Simbol) itu bukan cuma di Indonesia, di mana-mana. Gambar itu merupakan simbol Zionisme. Kalau seni, lebih banyak orang mengenal seni Jawa,” katanya seperti dikutip dari Republika Online, Kamis (7/5/15).

Menurut Ali Mustafa, masyarakat tidak perlu heran dengan munculnya simbol tersebut. Pasalnya, Protokol Zionisme sudah dirancang sejak 1897, dan semua kejadian itu sudah direncanakan oleh kelompok Yahudi tersebut.

“Saya tidak heran. Nah kita tak tahu di sekitar banyak agen Zionis. Kita perlu waspada,” ujar alumnus Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh tersebut.

Ali Mustafa mengingatkan, masyarakat untuk selalu waspada dengan gerakan Zionisme. Dia menyebut, agen Zionis juga betebaran di Indonesia, dengan segala profesi. Karena itu, kalau tiba-tiba muncul simbol Iluminati di Indonesia, ia tidak kaget.

Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanudin menyayangkan dengan gambar yang tersebut. Menurut dia, sesuatu hal yang tidak benar jangan dicontoh.

“Tujuannya buat apa? Kalau hanya suka-suka gambar seperti itu buat apa? Sesuatu yang tidak benar jangan dicontoh,” ujar Hasan dikutip dari merdeka.com

Hasan mengatakan, meskipun gambar tersebut ada di kafe anak Jokowi, tetap saja tidak boleh dilakukan. “Tapi baik itu anak presiden atau anak siapa pun kalau tidak benar itu tidak boleh. Sebaiknya tidak perlu dicontoh yang tidak baik,” katanya.

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka mendapat sorotan di lini masa. Itu setelah terpampang gambar mata satu (simbol dajjal) dan simbol segitiga di kafe miliknya yang bernama Markobar. Kafe yang merupakan kependekan dari Martabak Kottabarat tersebut, berada di sebelah barat Solo Grand Mall. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization