Topic
Home / Berita / Internasional / Eropa / Manuskrip Al-Quran Tertua Ada di Jerman, Bagaimana Bisa Sampai di Sana?

Manuskrip Al-Quran Tertua Ada di Jerman, Bagaimana Bisa Sampai di Sana?

Sebuah manuskrip mushaf Al-Qur'an kuno (Akhbar Al-Alam)
Sebuah manuskrip mushaf Al-Qur’an kuno (Akhbar Al-Alam)

dakwatuna.com – Berlin. Perpustakaan Berlin menyatakan telah mendapatkan Al-Quran tertua di dunia. Diterangkan bahwa terdapat sebuah mushaf dan manuskrip Al-Quran yang diperkirakan berasal dari abad 1 dan 2 Hijriah.

Menurut hasil analisis teknis di Swiss, manuskrip Al-Quran ini terbilang yang tertua yang ditemukan. Seperti dilansir Egypt Window, manuskrip ini diperkirakan ditulis antara tahun 606 hingga 652 Masehi.

Sementara itu, perpustakaan Berlin menerangkan bahwa pihaknya membeli manuskrip ini dari ahli waris seorang orientalis bernama Bernhard Maurice yang hidup di Kairo antara tahun 1896 hingga tahun 1911.

Adapun mushaf Al-Quran tertua, perpustakaan Berlin membelinya dari ahli waris orientalis lain bernama Gottfried Wetzstein yang menjadi konsul Jerman di Damaskus antara tahun 1846 hingga 1861.

Wetzstein mengatakan bahwa dirinya membeli mushaf itu setelah melihatnya tergeletak begitu saja di atap Masjid Umawi di Damaskus. Muhsaf ini memang tidak sempurna, karena hanya terdiri dari 210 halaman.

Perpustakan menyatakan masih memiliki 46 manuskrip tua lainnya, yang diperkirakan ditulis pada akhir abad 1 dan permulaan abad 2 Hijriah. (msa/dakwatuna)

Sumber: Egypt Window

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Muhammad Jadi Nama Paling Populer di Berlin dan Sejumlah Kota di Eropa

Figure
Organization