Topic
Home / Berita / Nasional / Mengaku Dikomplain Masyarakat, Menteri Gobel Izinkan Toko Khusus Menjual Minol

Mengaku Dikomplain Masyarakat, Menteri Gobel Izinkan Toko Khusus Menjual Minol

Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel. (liputan6.com)
Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel. (liputan6.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pemerintah baru-baru ini secara resmi mengeluarkan peraturan tentang larangan penjualan minuman beralkohol alias minuman keras di minimarket-minimarket.

Larangan tersebut diberlakukan mula tanggal 16 April 2015 berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.  Demikian dikutip dari kompas.com

Namun belum genap sepekan peraturan tersebut diberlakukan, pemerintah sudah berencana akan mengeluarkan izin untuk pembentukan toko khusus minuman beralkohol (minol) atau bir.

Pemerintah beralasan banyak komplain dari masyarakat terkait larangan penjualan minuman beralkohol (minor) golongan A (alkohol kadar di bawah 5%) di minimarket atau pengecer.

“Kita akan keluarkan izin khusus toko untuk menjual minuman keras, tapi tidak semua bisa dapat izin, jadi kita akan mengatur ulang peredaran bir. Ini masih kita pelajari, kita mengatur sistem distribusi,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel saat ditemui di Hotel Sangri-La, Jakarta, Selasa (21/4/2015) seperti dikutip dari detik.com

Namun, dia menjelaskan, fokus utamanya dari setiap kebijakan yang dibuat adalah menjaga masyarakat dari pengaruh buruk dampak dari minol.

Sebelumnya diberitakan bahwa rencana Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) membuka toko khusus yang menjual minol ditentang keras oleh anggota DPD RI, Fahira Idris. (baca: Ide Ahok Mendirikan Toko Khusus Miras Dinilai Mengada-ada)

Fahira bahkan merasa heran dengan sikap ahok yang dianggap sudah terobsesi dengan bir. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Jangan Sampai Ada Pasal2 Kontraproduktif di RUU Miras dan R KUHP

Figure
Organization