Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Hadir di KAA, Palestina Jadi Satu-Satunya Negara yang Masih Dijajah

Hadir di KAA, Palestina Jadi Satu-Satunya Negara yang Masih Dijajah

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki.  (cnn.com)
Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki. (cnn.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan bahwa Negaranya menjadi satu-satunya negara peserta Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60 yang masih berada dibawah penjajahan.

“Kami adalah satu-satu negara di dunia yang teritorinya masih di bawah penjajahan,” ujar Al-Maliki di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (20/4/2015), dikutip dari liputan6.com

Namun demikian, KAA tahun ini sangat spesial bagi Palestina. Hal ini karena negara itu menjadi salah satu fokus pembahasan. Bahkan satu di antara tiga outcome yang dihasilkan KAA adalah soal dukungan kemerdekaan negara tersebut.

Melihat support yang sangat besar itu, Menteri Luar Negeri Palestina pun menghaturkan apresiasi sebesar-besarnya.

Secara khusus ucapan terima kasihnya disampaikan kepada Pemerintah Indonesia. Sebab, Al-Maliki menganggap dukungan itu adalah modal berharga demi mewujudkan kemerdekaan Palestina di masa mendatang.

“Terima kasih untuk Indonesia karena sudah memberikan dukungan yang sangat nyata bagi kemerdekaan kami,” sebut
tambah dia.

Menurutnya, dukungan dari Indonesia serta negara Asia-Afrika lain begitu penting. Sebab jika tidak di-support dan mendapat pengakuan, mereka masih akan terus terjebak dalam belenggu penjajahan.

Meski demikian, pasca-mendapat dukungan bukan berarti negaranya tinggal diam. Al-Maliki bahkan menyebut support tersebut justru membuat pekerjaan rumah mereka semakin menumpuk.

“Apa yang kami bisa lakukan sekarang adalah mengaplikasikan dukungan tersebut ke aksi nyata, kami senang mendengar dan melihat (dukungan) ini,” tandas Al-Maliki.

Sebagaimana dikutip dari lensaindonesia.com, Rangkaian peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) resmi dibuka oleh Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi. Pembukaan dilakukan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (19/4/2015).

Pengguntingan pita mewarnai pembukaan KAA ini. Setelah itu, acara diagendakan dengan sesi foto bersama dan konferensi pers tentang Joint Statement Indonesia-Norwegia untuk Palestina. Sejumlah delegasi anggota KAA juga terpantau menghadiri pembukaan. Pembukaan juga dihadiri sejumlah menteri yang masuk kepanitiaan acara KAA.  (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Palestina Tolak Rekonsiliasi Tanpa Kemerdekaan

Figure
Organization