Topic
Home / Berita / Nasional / Untuk Perbaiki Kepuasan Publik Jokowi Diminta Jadi Petugas Rakyat, Bukan Petugas Partai

Untuk Perbaiki Kepuasan Publik Jokowi Diminta Jadi Petugas Rakyat, Bukan Petugas Partai

Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat kabinet.  (detik.com)
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat kabinet. (detik.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Hasil survei Poltracking menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla masih rendah. Untuk memperbaiki tingkat kepuasan publik tersebut, Jokowi-JK dan seluruh menteri kabinetnya diminta untuk menjadi petugas rakyat, bukan petugas partai.

“Jadilah petugas rakyat, yang loyal terhadap rakyat. Bukan loyal kepada ketua umum partainya,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yudha saat merilis hasil surveinya di Jakarta, Minggu (19/4/2015) sebagaimana dikutip dari kompas.com

Berdasarkan survei tersebut, sebanyak 48,5 persen responden menyatakan tidak puas. Hanya 44 persen responden menyatakan puas.

Hanta mengaku pihaknya tidak mengukur alasan apa yang membuat responden tidak puas dengan kinerja Jokowi-JK. Namun dia menilai, keloyalan terhadap partai yang lebih tinggi daripada keloyalan terhadap rakyat menjadi salah satu penyebabnya.

“Secara tidak langsung itu terpengaruh. Kalau publik menyadari pemerintah lebih berpihak ke partai politik, maka otomatis publik akan tidak puas,” kata Hanta.

Sebutan Petugas Partai mulai menyeruak ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Puttri berpidato pada saat Kongres IV di Bali.

Dkutip dari merdeka.com, Mega menegaskan, setiap kader adalah petugas partai. Bila ada yang merasa tak sejalan itu dipersilakan keluar.

“Kalian adalah petugas partai, perpanjangan tangan partai. Kalau ada yang tidak mau disebut petugas partai, keluar!” tegas Megawati dalam pidato penutupan Kongres IV.

Megawati menegaskan semua kader PDI Perjuangan adalah petugas partai, tak terkecuali dirinya. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Partai Moderat Islam ala Erdogan

Figure
Organization