Topic
Home / Berita / Nasional / TKI Siti Zainab Dieksekusi Mati, Kemlu: Semua Upaya Telah Dilakukan Pemerintah RI

TKI Siti Zainab Dieksekusi Mati, Kemlu: Semua Upaya Telah Dilakukan Pemerintah RI

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir.  (tempo.co)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir. (tempo.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kabar eksekusi mati Siti Zainab, TKI asal Bangkalan Madura mengejutkan publik di Tanah Air. Pasalnya Zainab  dieksekusi mati oleh Pemerintah Saudi tanpa ada notifikasi yang disampaikan oleh Pemerintah Saudi kepada Pemerintah Indonesia sebelumnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir, yang ditemui di ruang kerjanya di kawasan Pejambon, Jakarta Pusat, semalam membantah jika pemerintah abai dalam mengawal kasus Siti Zainab. Tata, begitu diplomat ini biasa disapa, mengatakan pemerintah sudah sejak awal kasus bermula, justru telah mengawal kasus hukumnya.

“Semua upaya telah dilakukan oleh Pemerintah RI, khususnya dalam kasus almarhumah Siti Zainab. Kami melakukan upaya tidak saja dari segi hukum, tetapi juga diplomasi dan informal,” kata diplomat yang pernah bertugas di Jenewa, Swiss, dikutip dari viva.co.id

Dari segi hukum, Tata menjelaskan, Pemerintah RI telah memberikan pendampingan hukum, selama Siti Zainab menghadapi persidangan. Sementara, dari segi diplomasi, tidak kurang tiga Presiden dimulai dari mendiang Abdurahman Wahid, SBY dan Joko Widodo telah menulis surat kepada Raja Saudi. Tujuannya untuk memohon pengampunan bagi Zainab.

“Belum lagi berbagai macam pendekatan yang dilakukan dalam berbagai kesempatan, baik di tingkat Menteri Luar Negeri, Wakil Menteri Luar Negeri maupun pejabat tinggi Kemlu lainnya ketika bertemu mitranya dari Saudi,” imbuh Tata.

Hal tersebut disampaikan, ketika Wamenlu Saudi, Pangeran Khalid bin Saud bin Khalid, berkunjung ke Indonesia pada pertengahan bulan lalu. Wamenlu RI, A.M Fachir turut meminta agar Saudi turut mendekati keluarga sehingga pemaafan bisa diberikan.

Pemerintah RI selalu berupaya meminta agar bantuan diberikan oleh Saudi khususnya untuk meyakinkan keluarga korban agar bersedia memberikan pengampunan bagi Zainab.

Dalam sistem hukum di Saudi ada dua jalur yang dapat ditempuh untuk memperoleh pengampunan. Pertama, melalui jalur resmi pemerintah dan kedua dengan melakukan pendekatan terhadap keluarga.

“Untuk memperoleh pengampunan, maka setiap orang harus memperoleh maaf dari keluarga dan juga grasi yang diberikan Raja,” ujar dia.

Pemerintah RI telah menempuh kedua jalur tersebut. Namun, pihak keluarga tetap bersikeras tidak memberi pengampunan.

WNI yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga bernama lengkap Siti Zaenab binti Duhri Rupa akhirnya dieksekusi mati di Arab Saudi pada selasa (14/4/15) pukul 10.00 WIB waktu setempat.  (Baca: Sempat Dimintai Tebusan Rp 90 Miliar, TKI Siti Zainab Akhirnya Dihukum Mati)

Informasi eksekusi mati tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) setelah Konsulat Jenderal RI di Jeddah menerima informasi itu dari pengacara Khudran Al Zahrani. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Lagi, Tanpa Pemberitahuan Arab Saudi Eksekusi Mati Seorang TKI

Figure
Organization