Topic
Home / Berita / Daerah / Perubahan Pelarangan Motor di DKI Dinilai Tidak Efektif Urai Kemacetan

Perubahan Pelarangan Motor di DKI Dinilai Tidak Efektif Urai Kemacetan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.  (tribunnews.com)
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (tribunnews.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Menyikapi revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta terkait pelarangan dan pembatasan motor di jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, mendapat sorotan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta yang membidangi Transportasi Nasrullah.

Nasrullah mengatakan revisi yang dilakukan Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok meski memiliki dampak positif karena memberikan rasa aman bagi pengendara motor, dikarenakan jalan MH Thamrin memiliki tingkat keamanan yang baik.

“Namun revisi ini dinilai tidak terlalu efektif dalam mengurai kemacetan,” katanya melalui siaran tertulis kepada dakwatuna.com, Sabtu (11/4).

Nasrullah melanjutkan, jika ingin mengurangi kemacetan di jalan MH Thamrin, Pemprov DKI seharusnya tidak hanya membatasi jumlah kendaraan roda dua saja. Menurutnya, Pemprov DKI perlu juga membatasi roda empat dan meningkatkan pelayanan transportasi publik.

“Sudah seharusnya Pemprov DKI melakukan hal-hal tersebut, bukan sekedar merevisi Pergub,” jelas Politisi PKS ini.

Masih menurut pria yang akrab disapa Haji Nas ini, jika hanya membatasi kendaraan pribadi tanpa meningkatkan pelayanan transportasi publik maka hanya akan menyulitkan masyarakat dalam beraktivitas.

“Seharusnya pembatasan akses kendaraan pribadi didahului dengan peningkatan pelayanan transportasi publik, kalau hanya dilarang tapi tidak ada solusi, kan masyarakat yang tambah sulit,” pungkas Nasrullah. (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Meraih Kesuksesan Dengan Kejujuran (Refleksi Nilai Kehidupan)

Figure
Organization