Topic
Home / Berita / Nasional / NasDem: Unik, Parpol Pendukung Presiden Malah Seperti Oposisi, Yang Oposisi Malah Mendukung

NasDem: Unik, Parpol Pendukung Presiden Malah Seperti Oposisi, Yang Oposisi Malah Mendukung

Megawati Soekarno Putri saat memberikan pidato politik pada kongres IV PDIP di Bali.  (tribunnews.com)
Megawati Soekarno Putri saat memberikan pidato politik pada kongres IV PDIP di Bali. (tribunnews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pidato politik yang disampaikan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pembukaan Kongres IV PDI-P penuh pesan untuk pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Salah satu pesan yang sempat menjadi pembicaraan hangat adalah pesan ‘penumpang gelap’ dan ‘Menikam dari belakang’.

“Mereka adalah kaum oportunis. Mereka tidak mau berkerja keras membangun partai. Mereka tidak mau mengorganisir rakyat, kecuali menunggu, menunggu, dan selanjutnya menyalip di tikungan, Saudara-saudara,” Demikian salah satu isi pidato Megawati seperti dikutip dari kompas.com

Pandangan berbeda disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR Jhonny G Plate. Politisi NasDem menilai wajar teguran Ketua Umum PDIP Megawati dalam pidato di Kongres IV PDIP. Sebab menurutnya, teguran itu untuk menyukseskan pemerintahan Jokowi-JK.

“Mereka berhasil memilih dan menemukan Jokowi-JK. Nah sebagai konsekuensi, mereka punya kewajiban presiden dan wapres yang mereka dukung sukses menjalankan pemerintahan. Dalam konteks itu, 6 bulan pertama pemerintah Jokowi ada banyak hal yang harus dikoreksi agar tidak menyimpang terlalu jauh,” ujar Jhonny dikutip dari detik.com

Hal ini diungkapkan dalam diskusi Sindotrijaya FM bertajuk’ Penumpang Gelap di Tukungan’ di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2015).

Keheranan juga disampaikan Jhonny terkait sikap partai-partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Mereka yang memposisikan diri sebagai mitra pemerintah justru bersikap seperti opisis, sebaliknya parpol yang berada di luar pemerintahan (KMP) malah mendukung penuh Jokowi-JK 5 tahun.

“Ketika proses politik sudah dilalui harusnya disepakati semuanya. Tidak ada ribut-ribut lagi. Uniknya kita seluruh dunia belum ada yang kayak gini, parpol pendukung presiden kayak jadi oposisi tapi parpol yang mulanya tidak mendukung jadi pendukung,” pungkasnya. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Meraih Kesuksesan Dengan Kejujuran (Refleksi Nilai Kehidupan)

Organization