Home / Berita / Daerah / Pertemuan FLP Bogor: Arah Mata Angin dan Motivasi Menulis

Pertemuan FLP Bogor: Arah Mata Angin dan Motivasi Menulis

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Pertemuan FLP Bogor, Ahad 29 Maret 2015. (FLP Bogor)
Pertemuan FLP Bogor, Ahad 29 Maret 2015. (FLP Bogor)

dakwatuna.com – “Menulis itu tidak sulit, namun tidak gampangan juga. Dibutuhkan ketekunan yang tinggi agar tetap produktif,” demikian disampaikan Syaiful Hadi, Ketua FLP Cabang Bogor di hadapan calon anggota baru pada Ahad (29/03) lalu di Kompleks Auditorium Toyib Hadiwijaya IPB.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Bang Syaiha tersebut juga menjelaskan secara garis besar mengenai FLP Bogor, dimulai dari sejarah terbentuknya, visi dan misi. Ia pun memberikan semangat kepada para calon anggota.

Sementara itu, Dian Arifianti, principal salah satu cabang Sekolah Alam Indonesia, berbagi materi mengenai The Essential Career Compass. Dia memberikan motivasi menulis kepada calon anggota dengan menggunakan metode Career Compass. Secara umum, metode ini membagi hal hal yang ada dalam diri kita menjadi 4 bagian, sesuai dengan arah mata angina pada kompas.

Perempuan yang akrab dipanggil Bu Pipin tersebut menerangkan, bahwa Utara seumpama arah yang utama dan tidak bisa diubah-ubah. “Hal ini mewakili tentang alasan manusia diciptakan, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Maka menulis juga bisa dijadikan sarana dakwah untuk ibadah,” tuturnya.

Ia pun menjelaskan mengenai Timur sebagai arah tentang membangun keunikan diri, Selatan sebagai arah tentang rencana kemajuan. Sedangkan Barat adalah arah tentang kebutuhan orang lain.

“Kita mesti jeli melihat tren dan peluang di pasar. Apa topik yang laku untuk dijadikan bahan penulisan dan apa yang dibutuhkan oleh orang,” kata Pipin menjelaskan.

Acara pertemuan perdana kelas pramuda FLP Bogor itu ditutup dengan pemberian tugas menulis kepada calon anggota untuk pertemuan berikutnya. (Ayudha Nandi/usb/dakwatuna)

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lihat Juga

Karya Kreator Muslim Perlu Miliki Dua Kriteria Ini

Organization