Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Bergulir Wacana Pasukan Bersama Arab dalam KTT di Sharm Sheikh Mesir

Bergulir Wacana Pasukan Bersama Arab dalam KTT di Sharm Sheikh Mesir

KTT Liga Arab di Sharm Sheikh, Mesir (islammemo.cc)
KTT Liga Arab di Sharm Sheikh, Mesir (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Mesir. KTT Liga Arab digelar di Sharm Sheikh, ibu kota Provinsi Sinai Selatan, Mesir, dimulai pada Sabtu ini selama dua hari (28-29/3/2015).

Beberapa isu utama yang menjadi agenda pembahasan KTT adalah laporan Sekjen Liga Arab Nabil El-Araby, isu Palestina serta konflik Arab-Palestina, konflik di Suriah, Libya, dan Yaman, serta keamanan bersama kawasan Arab.

Selain masalah Yaman, isu pembentukan pasukan (militer) bersama Arab juga mengemuka dalam KTT Liga Arab kali ini, yang dibuka hanya selang dua hari dari operasi militer Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi, menyerang kelompok Syiah Hutsi yang mengkudeta kekuasaan di Yaman.

Sebagaimana diberitakan Islam Memo (28/3/2015), Presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansuh Hadi, hadir dalam KTT itu bersama pemimpin negara Arab lainnya seperti Mauritania, Sudan, Kuwait, Tunisia, Palestina, Bahrain, Irak, Somalia, Djibouti, Aljazair, Uni Emirat Arab, Oman, dan Libya.

Jika dihadiri semua anggotanya, KTT Liga Arab ini akan dihadiri oleh 22 delegasi dari 22 negara anggota organisasi regional Arab itu, namun dapat dipastikan jika kursi untuk Suriah akan kosong mengingat organisasi itu masih membekukan keanggotaan Suriah.

Dalam keterangan pers setelah diterima pemimpin kudeta Mesir, Abdul Fatah As-Sisi, Presiden Yaman Abd Rabbuh menyampaikan harapannya agar Yaman tidak terjebak dalam konflik saudara yang berkepanjangan.

Abd Rabbuh juga menuduh adanya pihak asing (Iran) yang bermain di negaranya dengan memanfaatkan perbedaan kelompok yang ada di Yaman (Sunni-Syiah). (islammemo/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Mursyid Ikhwanul Muslimin Divonis Hukuman Seumur Hidup

Figure
Organization