Home / Berita / Nasional / Sindir Jokowi, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Pak Jokowi hanya ‘blusukan’ lali gawean’

Sindir Jokowi, Mahasiswa Bentangkan Spanduk ‘Pak Jokowi hanya ‘blusukan’ lali gawean’

Mahasiswa membentangkan poster berisi sindiran kepada Jokowi.  (merdeka.com)
Mahasiswa membentangkan poster berisi sindiran kepada Jokowi. (merdeka.com)

dakwatuna.com – Solo.  Aksi mahasiswa menuntut presiden Joko Widodo untuk menepati janji kampanye kali ini berlangsung di kota kelahiran Jokowi, Solo.

Mahasiswa di Kota Solo, Jumat (27/3/2015), turun ke jalan menuntut Presiden Joko Widodo menepati janji kampanye . Aksi tersebut mengkritisi belum terwujudnya janji politik Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga hari ke-159 masa pemerintahan Kabinet Kerja.

Aksi digelar di Tugu Kertasura, pertigaan Kartasura yang merupakan jalur padat menuju Yogyakarta, Semarang dan Solo. Hasilnya, muncul kemacetan di lokasi demo tersebut. Aksi dilakukan gabungan BEM mahasiswa Institut Agama Islam Surakarta.

Mahasiswa membentangkan spanduk dan poster yang berisi sindiran untuk Jokowi karena dinilai terlalu banyak blusukan sehingga lupa pekerjaannya.

“Pak Jokowi hanya ‘blusukan’ lali gawean,” begitu tulisan yang diusung mahasiswa. Poster bernada sindiran pun terlihat dengan tulisan “Wong Solo Siap Pulangkan Jokowi”.

Selain menggelar spanduk dan poster, mahasiswa juga melakukan orasi menuntut Jokowi segera mengembalikan kebijakan subsidi terkait harga bahan bakar minyak (BBM). “Kita desak Jokowi untuk merealisasikan janji janjinya semasa kampanye dulu. Segera cabut kebijakan harga BBM berdasarkan mekanisme pasar dan kembalikan ke subsidi rakyat,” kata Yulianto Adi Pamungkas, salah satu koordinator aksi.

Selain itu, mahasiswa juga mendesak Pemerintah menolak remisi bagi para koruptor dan bandar narkoba.

Aksi selama kurang lebih satu jam tersebut mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Sebelumnya, mahasiswa melakukan longmarch dari kampus hingga pertigaan Kartasura. Kemacetam sempat terjadi karena saat aksi berlangsung lalu lintas di jalur tersebut padat.  (kompas/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Cegah Sekulerisme, KAMMI Pangkalan Bun Adakan Training Kepemimpinan