Home / Berita / Nasional / Mahasiswa: “Jokowi Telah Ingkar Janji Terhadap Visi dan Misinya Kepada Rakyat”

Mahasiswa: “Jokowi Telah Ingkar Janji Terhadap Visi dan Misinya Kepada Rakyat”

dakwatuna.com – Pengurus Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumut menggelar aksi turun ke jalan, Rabu (25/3/2015). Dalam aksi tersebut mereka mengusung tema “Mahasiswa Mengultimatum Jokowi”. Aksi dilakukan di Lapangan Merdeka Medan kemudian long march menuju Bundaran Majestik dan ke Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol No. 5 Medan.

Sebagaimana banyak diberitakan, nilai rupiah merosot hingga mencapai angka Rp 13.200,-per Dollar Amerika. Berbagai kalangan menganggap bahwa ini merupakan nilai terlemah pasca sejarah reformasi 1998. KAMMI menganggap hal ini merupakan salah satu kegagalan pemerintah Jokowi-JK, meskipun pada tahun 2008 nilai tukar rupiah juga sempat melemah hingga Rp 12.000,- per dollar Amerika.

Ketua PW KAMMI Sumut Afri Darmawan menyatakan bahwa yang lebih memprihatinkan adalah semakin mahalnya harga-harga barang kebutuhan pokok. Hal ini dikarenakan kebijakan pemerintah menaikan harga bahan Bakar Minyak (BBM), listrik, gas dan pajak. “Alih-alih ingin mempertahankan stabilitas ekonomi, namun kenyataannya justru mencekik leher rakyat dan rakyat dipaksa mengencangkan ikat pinggangnya karena melambungnya harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya,” ungkap Afri dalam orasinya.

Afri menambahkan, “kehidupan demokrasi hanya menjadi panggung ketamakan elite politik yang hanya memperebutkan kue kekuasaan. Demokrasi kehilangan makna berganti menjadi pamer kekuatan dan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan golongan.”

Dalam aksinya, KAMMI Sumatera Utara menyampaikan 5 tuntutan kepada pemerintah dan seluruh elite politik, yaitu:

  1. Jokowi agar tegas dan serius dalam mengurus pemerintahan negara Indonesia, karena Jokowi telah ingkar janji terhadap visi dan misinya kepada rakyat.
  2. Selamatkan perekonomian Indonesia, stabilkan nilai tukar rupiah dari kondisi terburuk dalam 17 tahun terakhir dengan pelemahan nilai rupiah sampai mencapai angka Rp 13.200, dan naiknya harga beras serta berbagai sembako.
  3. Tegakkan kedaulatan hukum dan wujudkan stabilitas nasional. Agenda penegakan hukum  prioritas utama. Menjaga keamanan dan ketertiban Indonesia dari kriminalitas yang semakin meningkat. Hal ini membuktikan pemerintah Jokowi gagal dalam pelayanan masyarakat.
  4. Tolak segala kebijakan pro asing yang menggadaikan kedaulatan bangsa. Berbagai pengadaan tender dan kontrak yang memberikan keuntungan bagi bangsa lain dengan menjual harga diri bangsa Indonesia.
  5. Pemberantasan korupsi adalah harga mati. Selamatkan KPK dan benahi POLRI serta usut tuntas kasus BLBI dan Bank Century.

Dalam aksinya, massa aksi juga berjalan mundur menuju Bundaran Majestik.

“KAMMI menilai ini merupakan lambang dari kegagalan pemerintahan Jokowi-JK yang pemerintahannya bukan maju, malah mengalami kemunduran,” ujar Supandi, koordinator aksi. (dakwatuna/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lihat Juga

Azyumardi Azra Dukung KAMMI Masuk Kampus Guna Melawan Radikalisme

Organization