Topic
Home / Berita / Nasional / Klaim Kemenkominfo Blokir 9 Situs Nikah Siri Online Belum Terbukti

Klaim Kemenkominfo Blokir 9 Situs Nikah Siri Online Belum Terbukti

Ilustrasi - (independent.mk)
Ilustrasi – (independent.mk) nikah

dakwatuna.com – Jakarta.  Kementerian Komunikasi dan Informasi (kemenkominfo) memastikan bahwa mulai Jumat (20/3/15) akan memblokir 9 situs nikah siri online yang telah dilaporakan oleh Kementerian Agama.

Tapi sayangnya, hingga Selasa, 24 Maret 2015, situs-situs tersebut masih bisa diakses.

Dikutip dari VIVA.co.id, sembilan situs nikah siri online masih bisa diakses. Saat dicoba akses pukul 10.25 hingga 10.29 WIB, sembilan situs yang menawarkan nikah siri online masih bebas diakses. Belum terblokir.

Sembilan situs yang dimaksud yaitu nikah-siri.blogspot.com, nikahs.blogspot.com, jasanikahsiri.blogspot.com, nikahsiribatam.blogspot.com, asyiknyanikahsiri.blogspot.com, tokoarisuparli.blogspot.com, terbaru-terpopuler.blogspot.com, arisuparlijasanikah.blogspot.com, dan abieharits.com.

Awal pekan ini, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo, Ismail Cawidu, mengatakan Kominfo bakal terus mengupayakan pemblokiran tersebut. Cawidu menegaskan, Kominfo akan melakukan cek ulang untuk memastikan proses pemblokiran telah dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, Kominfo telah menerima surat rekomendasi dari Kementerian Agama terkait nikah sirih online. Kominfo pun memastikan jika proses pemblokiran situs tersebut sudah dilakukan sejak Jumat, 20 Maret 2015.

“Sudah diblokir kalau itu. Surat sudah diterima dari Dirjen Bina Masyarakat (Bimas) Islam diterima hari Kamis sore, kemudian Jumat baru kita proses (pemblokiran),” ungkap Cawidu, awal pekan ini. (viva/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Setelah Bahasa Mandarin, Aljazeera akan Luncurkan Situs Berbahasa Indonesia

Organization