Topic
Home / Berita / Nasional / Maruarar Sirait: Hasil Survey Poltracking Institute Upaya Pecah Belah PDIP

Maruarar Sirait: Hasil Survey Poltracking Institute Upaya Pecah Belah PDIP

Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait. (pajak.go.id)
Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait. (pajak.go.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Lembaga Survei Poltracking Institute merilis hasil survei pakar dan opinion leader bahwa hanya ada empat calon Ketua Umum PDI Perjuangan yang direkomendasikan. Berdasarkan nilai rata-rata untuk 10 aspek penilaian, posisi tertinggi Jokowi memiliki nilai rata-rata 7,68, Ganjar Pranowo memiliki nilai rata-rata 7,41, Pramono Anung memiliki nilai rata-rata 7,35 dan Maruarar Sirait memiliki nilai rata-rata 7,03. [Baca: Survei Pakar Sebut Jokowi Lebih diminati Pimpin PDIP dari pada Megawati]

Menanggapi hal ini, Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Siarait bahwa survei Poltracking Institute tersebut perlu diwaspadai karena bisa menimbulkan upaya-upaya perpecahan seperti yang dialami partai lain pasca pemilihan ketua umum.

“Survei ini kita dengarkan, hormati, dan itu sah-sah saja. Tapi partai perlu waspada terhadap upaya-upaya perpecahan. Kita nggak mau nuduh siapapun tapi saya katakan kita harus bersatu,” katanya, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, seperti yang dilansir RMOL, Senin (23/3).

Namun demikian, dia menghargai hasil survei tersebut. Dia menegaskan bahwa PDIP merupakan partai yang punya ideologi dan mekanisme sendiri dalam menentukan pimpinan partai.

“Kita sepakat Ketum Mba Mega dengan alasan dia yang bisa satukan kita. Tentu ini ada ukuran ideologis dan sejarah,” ujarnya.

Megawati Soekarnoputri, menurutnya, telah menunjukkan sikap-sikap kenegarawanan. Seperti saat memberikan mandat kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi capres di Pemilu 2014. Selain itu, proses regenerasi juga terjadi di zaman Mega, dengan banyaknya kader muda yang menjadi anggota dewan dan pimpinan eksekutif.

“Mega seorang negarawan, ingat dulu Kongres Bali itu Mega terpilih tapi Mega serahkan mandat capres ke Jokowi sesuai aspirasi rakyat. Dan saat ini Mas Jokowi dan Mbak Mega baik-baik saja,” tutupnya. (rmol/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Capres-Cawapres Sudah; Manuver Apa Lagi Selanjutnya?

Organization