Home / Berita / Nasional / Ketua MUI: Yang Sudah Berhaji, Beri Kesempatan Saudara-Saudaranya Berhaji

Ketua MUI: Yang Sudah Berhaji, Beri Kesempatan Saudara-Saudaranya Berhaji

Jamaah Haji Indonesia setibanya di tanah air.  (siaksatu.com)
Jamaah Haji Indonesia setibanya di tanah air. (siaksatu.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Peraturan yang mengatur tentang ketentuan masyarakat berhaji hanya sekali sudah dipersiapkan oleh Kementerian Agama. Kementerian Agama menjelaskan aturan ini berguna mengurangi antrean panjang jemaah haji Indonesia yang terjadi hingga belasan tahun.

Ketua Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin, mengatakan sesungguhnya memang tidak ada pembatasan dalam melakukan ibadah haji untuk umat. Namun, karena kuota yang terbatas maka kebijakan untuk pembatasan keberangkatan bagi yang sudah menunaikan, memungkinkan diterapkan di Indonesia.

“Ibadah sebenarnya tidak ada batasnya, termasuk ibadah haji tetapi mengingat dan menimbang untuk bisa menunaikan ibadah haji itu sangat sangat terbatas kuota yang kita peroleh dan begitu banyak umat islam di Indonesia yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji maka aturan ini bisa dilaksanakan,” ujar Din Syamsudin, Senin 23 Maret 2015.

Sebab itu, butuh kearifan dari mereka yang sudah menunaikan ibadah haji untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum pernah menunaikan ibadah haji. “Banyak masyarakat di Indonesia yang ingin berangkat ke tanah suci perlu menunggu sepuluh tahun lima belas tahun bahkan di daerah tertentu sampai dua puluh tahun,” ujarnya.

Menurutnya, jikapun ingin tetap berkunjung ke tanah suci, maka masih bisa dilakukan dengan ibadah umrah. Sehingga tidak menganggu kesempatan warga lain yang ingin beribadah haji. “Berilah kesempatan kepada saudara kita yang sudah menabung berpuluh-puluh tahun untuk berangkat ke tanah suci,” lanjut Din.

Tahun ini, pemerintah Arab Saudi memberikan kuota sebanyak 168.800 anggota jemaah haji untuk Indonesia. Jumlah itu terdiri atas 155.200 anggota jemaah reguler dan 13.600 anggota jemaah khusus. Kloter pertama jemaah haji dijadwalkan berangkat pada 21 Agustus 2015. (ren/viva/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

(

Berikan Klarifikasi, Dubes Arab Saudi Bantah Ada Larangan Haji Palestina