Home / Berita / Nasional / Survei Pakar Sebut Jokowi Lebih diminati Pimpin PDIP dari pada Megawati

Survei Pakar Sebut Jokowi Lebih diminati Pimpin PDIP dari pada Megawati

Joko Widodo dan Megawati Soekarno Putri - Ilustrasi. (liputan6.com)
Joko Widodo dan Megawati Soekarno Putri – Ilustrasi. (liputan6.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Poltracking melakukan survei pakar dan opinion leader untuk menyongsong Kongres PDI Perjuangan. Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda mengungkapkan, Joko Widodo direkomendasikan menjadi ketua umum PDI Perjuangan.

“Dalam survei ini ada sembilan nama kader yang muncul, Ganjar Pranowo, Hasto Kristiyanto, Joko Widodo, Maruarar Sirait,Megawati Soekarnoputri, Pramono Anung, Prananda Prabowo,Puan Maharani dan Tjahjo Kumolo,” ungkapnya di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Minggu (22/3).

Hanta mengatakan, dalam sepuluh aspek tersebut, Joko Widodo memiliki nilai rata-rata tertinggi dalam survei kali ini. Namun, untuk penilaian kemampuan memimpin organisasi dan partai,Pramono Anung lebih baik dibandingkan Joko Widodo.

“Jokowi memimpin untuk semua penilaian, namun berbeda dalam kemampuan memimpin organisasi. Pramono Anung lebih tinggi karena pernah menjadi Sekjen PDI Perjuangan,” tuturnya.

Berdasarkan kesimpulan Poltracking ada empat calon Ketua Umum PDI Perjuangan yang direkomendasikan. Berdasarkan nilai rata-rata untuk 10 aspek penilaian, posisi tertinggi Jokowi memiliki nilai rata-rata 7,68, Ganjar Pranowo memiliki nilai rata-rata 7,41, Pramono Anung memiliki nilai rata-rata 7,35 dan Maruarar Sirait memiliki nilai rata-rata 7,03.

“Berdasarkan pendapat pakar/opinion makers pada survei ini, figur yang paling direkomendasikan menjadi Ketum PDIP adalah Jokowi (29,35%), Pramono Anung (28,73%) dan Ganjar Pranowo (19,85%),” tegasnya. (merdeka/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Bisakah Saya Renovasi Rumah 200 Juta?