Topic
Home / Berita / Nasional / Rp62 Triliun Habis Hanya untuk Belanja Narkotika

Rp62 Triliun Habis Hanya untuk Belanja Narkotika

Transaksi Narkoba - Ilustrasi. (inilah.com)
Transaksi Narkoba – Ilustrasi. (inilah.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Sungguh ironi, ditengah harga kebutuhan pokok yang semakin melambung ternyata masih banyak masyarakat yang menghabiskan uangnya hanya untuk membeli barang-barang tak berguna seperti narkotika.

Dari data yang ada, hingga awal tahun 2015 ini uang belanja masyarakat yang digunakan untuk mengkonsumsi narkotika mencapai Rp62 triliun, jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp50 triliun.

Hal ini diungkapkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa disela-sela kunjungannya ke Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (19/3/15).

“Data tahun 2014 kira-kira Rp50 triliun uang belanja masyarakat yang digunakan untuk narkotika, tetapi pada Maret ini saya dapatkan laporan kira-kira Rp62 triliun uang masyarakat dibelanjakan untuk narkotika,” kata Khofifah dikutip dari okezonecom.

Khofifah menyesalkan penggunaan uang yang begitu besar tersebut disia-siakan hanya untuk mengonsumsi narkotika. Sementara, uang sebesar itu bisa digunakan untuk membangun koperasi, usaha seperti ekonomi kreatif, serta dipakai membangun fasilitas-fasilitas umum dan sosial.

“Padahal Rp62 triliun bisa dipakai untuk membangun koperasi, dipakai membangun usaha ekonomi yang produktif, dipakai membangun sekolah, puskesmas, rumah sakit, subhanallah ini bakal jadi kekuatan yang luar biasa,” pungkasnya

Dengan diberlakukannya hukuman yang keras terhadap kejahatan narkotika maka diharapkan penyebaran barang haram ini akan terus mengalami penurunan yang signifikan. (okezone/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

HAI UEA dan PKPU Adakan Program Kesehatan Masyarakat Keliling di Dusun Ngijen

Figure
Organization