Home / Berita / Internasional / Asia / Amerika Kehilangan Senjata Senilai 6.5 Triliun di Yaman

Amerika Kehilangan Senjata Senilai 6.5 Triliun di Yaman

Warga Yaman bersenjata. (skynews)
Warga Yaman bersenjata. (skynews)

dakwatuna.com – Aden. Departemen pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, kehilangan jejak kiriman senjata dalam jumlah yang sangat besar di Yaman. Senjata bernilai USD 500 juta (sekitar IDR 6.5 Triliun) itu dikhawatirkan jatuh ke tangan pasukan Syiah Hutsi atau jaringan Al-Qaidah Yaman.

Seperti diberitakan Sky News, Rabu (18/3/2015) hari ini, persenjataan yang hilang itu terdiri dari senjata ringan, amunisi, perahu militer, kendaraan militer, alat penglihatan malam, dan peralatan militer lainnya.

Di tengah kekacauan politik yang sedang terjadi di Yaman, Pentagon kesulitan menemukan jejak kiriman yang memang dialamatkan ke pemerintah Yaman tersebut. Apalagi, Amerika juga telah menutup kantor kudetaan besarnya di Sana’a. Para pegawai kedutaan telah ditarik ke Amerika, termasuk para penasihat militer yang selama ini berada di Yaman.

Beberapa pekan lalu, anggota kongres mengadakan pertemuan tertutup dengan pejabat Pentagon. Menurut para pejabat militer, informasi tentang keberadaan persenjataan itu sangat terbatas. Bahkan belum diketahui cara mencegah jatuhnya persenjataan itu ke tangan yang salah. (msa/dakwatuna)

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Duduk Berdampingan dengan Menlu Yaman, Netanyahu: Kami Ukir Sejarah