Topic
Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Zona Nyaman

Zona Nyaman

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (mvc.de)
Ilustrasi. (mvc.de)

dakwatuna.com – Nyaman? Ya inilah hal yang selalu di dambakan oleh setiap manusia. Entah bagaimanapun caranya, bahkan sampai menghalalkan segala cara, Naudzubillah.

Kondisi nyaman sangat diminati oleh hampir sebagian orang di muka bumi ini. Bahkan tak sedikit orang yang terlena dengan keadaan yang nyaman ini, yang ujung – ujungnya tak mau berproses dan hanya mengandalkan jalan pintas. Sementara bagi Umat Muslim dijelaskan bahwa “Man jadda Wa Jadda – barangsiapa yang bersungguh – sungguh, maka akan berhasil”, bukan hanya mengandalkan nasib keberuntangan belaka. Para orang – orang sukses mendapatkan predikat suksesnya, bukan hanya sekadar isapan jempol belaka, namun mereka betul – betul melalui berbagai rintangan dan halangan.

Zona nyaman merupakan suatu daerah di mana seseorang telah merasakan kondisi terbaiknya dalam menjalani hidup. Maju ataupun mundur tak jadi masalah, ia hanya diam di tempat. Ibarat rumus fisika “aksi = 0 dan reaksi = 0”. Jika tak mengambil resiko atau tindakan ataupun langkah akan tetap nol, tak bergerak. Berbeda dengan permainan catur yang mengharuskan para pemainnya berpikir hingga beberapa langkah ke depan, dan berani mengambil resiko agar memahami situasi selanjutnya.

Kebiasaan yang timbul saat ini di pikiran tiap orang yang telah berada pada zona nyaman, tak ingin mengambil resiko, “cari aman” istilah zaman sekarang. Hal ini sebetulnya adalah hal – hal yang tak begitu baik, apalagi ketika ditanamkan di pikiran para generasi muda yang tak mau mencoba kemampuan dirinya, tak mau mengeksplor kemampuan atau bakat yang terpendam pada dirinya, termakan perkataan orang lain tanpa menyadari bahwa orang yang berkata tersebut sebenarnya iri kepadanya dan takut merasa tersaingi, sehingga menjelek – jelekkan orang lain.

Zona nyaman ketika telah mendarah daging dalam pemikiran kita, bukan berarti tidak bisa kita beranjak dan keluar dari zona tersebut, banyak cara yang bisa kita perbuat untuk keluar dari zona nyaman tersebut, salah satunya adalah mengubah pola pikir dan mau berbuat di lingkungan yang baru dalam kondisi yang baru pula, hilangkan sikap perfeksionis, mau belajar, bersifat realistis, perluas sudut pandang dan tentukan tujuan.

Hal – hal inilah yang mampu mengeluarkan Anda dari zona nyaman yang telah menggerogoti daya kreatifitas Anda selama ini. Semoga dengan adanya tulisan ini mampu menjadikan diri Anda untuk keluar dari “Zona Nyaman” dan mau untuk mencoba tak takut gagal dan terus berusaha.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Lihat Juga

Khawatir Diserang, Israel Usulkan Buat Zona Penyangga Di Perbatasan Suriah

Organization