Home / Berita / Nasional / Akui Golkar Agung Laksono, Fadli Zon: Menkumham Injak-Injak Demokrasi, Tidak Becus Mengurus Politik dan Ekonomi

Akui Golkar Agung Laksono, Fadli Zon: Menkumham Injak-Injak Demokrasi, Tidak Becus Mengurus Politik dan Ekonomi

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. (wartanews.com)
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. (wartanews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly telah mencederai demokrasi, dengan berpihak kepada salah satu kubu dengan mengakui DPP Golkar versi Agung Laksono sebagai pengurus yang sah.

Dia menyebut, pemerintahan Jokowi saat ini seperti pemerintahan otoriter.

“Kalau disahkan, kewenangan Menkumhan menodai, injak-injak demokrasi. Artinya pemerintah tidak becus mengurus politik, tidak becus mengurus ekonomi,” ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Rabu (11/3/15).

Seperti diketahui, Menkumham Yasonna Laoly mengatakan pihaknya menerima kepengurusan Golkar versi Agung Laksono berdasarkan keputusan Mahkamah Partai Golkar.

Untuk itu, Menkumham meminta Golkar Munas Ancol mengakomodasi kader Golkar Munas Bali dan segera menyerahkan susunan pengurus dan akta notarisnya, untuk dikeluarkan surat keputusannya (SK)-nya.

Sementara terkait kisruh yang terjadi di Partai Golkar, Fadli Zon menilai bahwa apa yang terjadi saat ini sama seperti kasus PDI pada masa orde baru.

“Persis zaman dulu seperti PDI dibelah, ini merugikan pemerintah sendiri,” kata Fadli.

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Mengenang 2 Tahun Upaya Kudeta Militer di Turki: Sebuah Titik Balik

Organization