Topic
Home / Berita / Nasional / Pengamat Internasional: Pemerintah Jangan Terpengaruh Ancaman Australia Soal Eksekusi Terpidana Mati

Pengamat Internasional: Pemerintah Jangan Terpengaruh Ancaman Australia Soal Eksekusi Terpidana Mati

Terpidana mati kasus narkoba 'Bali Nine' (kompas.com)
Terpidana mati kasus narkoba ‘Bali Nine’ (kompas.com)

dakwatuna.com – Semarang. Pemerintah Indonesia diminta untuk tidak terpengaruh dengan ancaman dari Australia yang akan membeberkan percakapan rahasia Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah petinggi negara jika pemerintah RI tetap mengeksekusi terpidana mati kasus narkotika. Hal ini disampaikan oleh pengamat internasional Universitas Wahid Hasyim Semarang Anna Yulia Hartati, Rabu (11/3).

“Pemerintah harus tegar menghadapi segala ancaman yang bertujuan menggagalkan eksekusi mati terpidana narkotika. Komitmen pemerintah dalam memerangi penyalahgunaan narkotika dipertaruhkan di sini,” kata Anna Yulia Hartati, seperti yang dilansir ROL, Rabu (11/3).

Menurut dia, jika percakapan rahasia itu benar-benar ada dan akan dipublikasikan, pemerintah dan masyarakat harus bersikap dengan kepala dingin. Masyarakat agar menyikapi kemungkinan beredarnya isu negatif dengan tenang. Pasalnya, masyarakat juga akan dijadikan sasaran ancaman, bukan hanya pemerintah.

Pemerintah Indonesia, lanjut Anna, akan mengalami kerugian jika tidak segera melakukan eksekusi mati terhadap terpidana mati narkotika.

“Masyarakat akan menilai pemerintah tidak tegas, dan Indonesia akan mendapat citra sebagai negara yang mudah dipengaruhi negara lain,” ujarnya. (ROL/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

7 Manfaat Traveling saat Libur Kuliah Bareng Teman-Teman

Figure
Organization