Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Cara Efektif Meningkatkan Kegemaran Membaca

Cara Efektif Meningkatkan Kegemaran Membaca

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

membacadakwatuna.com – Kegemaran membaca pada masyarakat Indonesia tergolong sangat minim, menurut data UESCO 2012 tercatat hanya 0,001 yang artinya setiap 1000 orang hanya 1 yang memiliki kegemaran membaca. Tentu ini memiliki potensi ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu, rasanya perlu bagi kita untuk mengawali dari diri sendiri bagaimana cara meningkatkan kegemaran membaca itu. Berdasarkan pengalaman pribadi penulis ada beberapa hal yang mungkin dapat dicoba maupun sebagai bahan pertimbangan sebelum anda memutuskan untuk menjadikan membaca adalah kebutuhan terlebih lagi kesenangan.

Pertama, kesenangan yaitu suatu yang membuat diri kita merasa senang jika berlama-lama dengan suatu tema. Bergantung pada diri setiap orang, ada yang menyukai novel, bacaan pergerakan, sejarah, cerita pendek dan lain sebagainya. Lakukan saja apa yang membuat diri menjadi senang. Sekalipun mungkin otak kita mengatakan “ini bacaan kurang bermanfaat” namun tetap saja lakukan. Niatkan karena Allah SWT dan selalu memohon diberikan petunjuk.

Kedua, tokoh-tokoh yang menginspirasi. Saya pribadi sempat menyenangi ceramah dan pidato seorang tokoh, hingga saya akhirnya memutuskan untuk membeli bukunya. Membacanya dan ketika selesai terasa luar biasa senang dan bangga. Lebih dari itu, ketika anda menyukai tokoh, kemudian membaca karyanya, biasanya timbul kekaguman “wah kenapa beliau bisa berpikir sehebat itu ya?” Jika perasaan itu muncul, tahap selanjutnya lihatlah daftar pustaka dari bacaan anda. Carilah buku yang paling menarik menurut anda untuk anda baca juga. Setidaknya saya pun pernah mengalami.

Ketiga, awali dengan buku-buku yang setipis mungkin. Tips ini terdengar aneh, namun percayalah ini efektif. Membaca buku akan memberikan suatu kesan kepuasan dan kebanggaan ketika menyelesaikannya dan ini berefek “ketagihan”. Ketika selesai beberapa buku tipis, barulah mencoba buku-buku yang lebih tebal. Saya menyarankan habiskan 20 buku tipis, baru setelah itu beralihlah ke buku yang lebih tebal.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Mahasiswa Magister Pengajaran Fisika ITB, Aktif di KAMIL Pascasarjana ITB,

Lihat Juga

Literasi dan Peradaban Manusia

Organization