Home / Berita / Nasional / Bambang Widjojanto Minta Polri Hentikan Kriminalisasi

Bambang Widjojanto Minta Polri Hentikan Kriminalisasi

Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto. (okezone.com)
Wakil Ketua KPK non aktif, Bambang Widjojanto. (okezone.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Bambang Widjojanto mengatakan, permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang penghentian Kriminalisasi KPK oleh Polri sudah dikonfirmasi dan diklarifikasi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. Surat yang ditujukan Bambang pada Mensesneg adalah surat permintaan konfirmasi tentang pernyataan Pratikno mengenai permintaan Jokowi, agar Polri menghentikan kriminalisasi KPK dan pendukungnya.

“Pernyataan itu dikonfirmasi dan diklarifikasi tadi dan memang betul ada pernyataan Presiden melalui pak Pratikno itu betul seperti itu. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana memastikan bahwa itu dilaksanakan. Makanya, diminta kepada Wakapolri untuk menindaklanjuti itu, itu yang sedang kita minta untuk ditindaklanjuti,” ungkap Bambang, usai menghadiri diskusi Forum Gusdurian tentang Prospek Pemberantasan Korupsi, di Wahid Institute Matraman, seperti yang dilansir viva.co.id,Jumat (6/3) malam.

Menurutnya, penyampaian surat yang diajukan ke Mensesneg jumat 7 Maret adalah untuk kepentingan kasus-kasus yang dianggap mengkriminalisasi pihak KPK dan pihak lain yang merasa dikriminalisasi Polri.

“Kalau saya tuh punya kepentingan, karena saya pengen orang-orang lain itu tidak jadi kena masalah. Kalau memang kasus saya kena masalah, ya sudahlah. Jadi, segerakan kasus saya dan setop yang lainnya. Jadi, sebenarnya kan sudah lama juga kasus saya. Segerakan saja saya dibawa ke pengadilan, atau setop kriminalisasi itu,” jelasnya.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, surat tersebut diajukan juga oleh mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, dan pegiat antikorupsi lainnya. Saat menyerahkan surat tersebut, ia datang bersama Denny dan mantan Ketua PPATK, Yunus Husein.

Terkait pasal penambahan dalam kasusnya, dia menyatakan, sudah dibahas oleh kepolisian. “Kan kita sudah persoalkan, kalau memang ini (bermasalah), ya di pengadilan kita persoalkan lagi,” pungkasnya. (viva/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Rutan Mako Brimob Terkendali, DPD Beri Doa dan Apresiasi Buat Polri

Figure
Organization