Topic
Home / Berita / Daerah / Ahok: Di APBD 2014 ada Anggaran Siluman Rp330 Miliar

Ahok: Di APBD 2014 ada Anggaran Siluman Rp330 Miliar

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).  (okezone.com)
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (okezone.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengungkapkan, Pemprov sempat kecolongan dengan masuknya anggaran siluman yang besarnya mencapai Rp330 miliar ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2014.

Ahok, sapaan akrab Basuki, mengatakan, pada tahun lalu anggaran siluman itu juga diperuntukkan bagi pembelian perangkat-perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS).

“Itu temuan dari Inspektorat Kemendagri. Dananya tidak pernah dibahas, tetapi tiba-tiba muncul,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/2/15).

Dana Rp330 miliar, kata Ahok, ditujukan untuk pembelian sebanyak 55 unit UPS untuk disimpan di beberapa SMU dan SMK di Jakarta. Dana yang dianggarkan untuk pembelian setiap unitnya adalah Rp6 miliar.

Selain itu, Ahok mengatakan, APBD DKI tahun 2014 juga disisipi oleh berbagai anggaran siluman lainnya, seperti pekerjaan pembuatan software yang nilainya mencapai Rp5 hingga Rp6 miliar.

Temuan anggaran siluman itu, kata Ahok, sebenarnya pernah dikemukakan juga oleh mantan kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo, yang saat ini telah menduduki jabatan sebagai wakil menteri keuangan RI, yang pada 6 November 2014 mendatangi Balai Kota DKI.

BPKP pada waktu itu menyampaikan temuan anggaran siluman di APBD DKI 2014 mencapai Rp3,518 triliun. “Dulu Pak Mardiasmo pernah sampaikan. Sekarang rupanya mau masuk lagi (anggaran-anggaran siluman), lebih gede lagi,” kata Ahok.

Ahok mengatakan, masuknya anggaran siluman ke APBD DKI, memang sudah menjadi kebiasaan tahunan juga di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk itu, dia mulai mendorong diterapkannya sistem penganggaran elektronik e-budgeting sejak 2013 yang penerapannya secara penuh baru bisa dilaksanakan pada 2014 untuk penyusunan APBD 2015.

“Saya itu ingin ada budaya penganggaran yang transparan,” ujar Ahok. (viva/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Anggaran Militer Arab Saudi Tertinggi Ketiga di Dunia

Figure
Organization