Topic
Home / Berita / Nasional / Setelah Putusan PTUN, Kubu Djan Faridz Kembali ajak Kubu Romi Islah

Setelah Putusan PTUN, Kubu Djan Faridz Kembali ajak Kubu Romi Islah

Romahurmuziy dan Suryadharma Ali. (jawapost.com)
Romahurmuziy dan Suryadharma Ali. (jawapost.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Usai putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), PPP Kubu Djan Faridz mengajak kubu Romahurmuziy (Romi) untuk islah. Momen kemenangan PTUN, bagi kubu Djan adalah saat yang tepat untuk melakukan konsolidasi internal.
“Dengan keputusan ini kami mengharap PPP dapat segera melakukan konsolidasi. Sehingga perpecahan yang telah terjadi dapat kami rajut kembali,” kata Ketua Dewan Pertimbangan PPP versi kubu Djan, Suryadharma Ali di gedung DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2015).

Pria yang akrab disapa SDA ini berharap kubu Romahurmuziy (Romi) tidak mengajukan banding. Sebab menurut SDA, banding hanya akan memperuncing konflik yang terjadi di tubuh partai berlambang ka’bah ini.

“Kami betul-betul dari hati yang paling dalam mengharapkan kepada mereka yang berseberangan untuk kembali ke jalan yang benar,” ujarnya.

SDA mengatakan, pihaknya sudah 3 kali mengajak kubu Romi untuk islah. Namun menurutnya, kubu Romi selalu memberikan penolakan.

“Dari 3 langkah yang telah kami lakukan, kami betul-betul serius mengajak mereka islah. Walaupun pada hari ini PTUN memenangkan gugatan kami, tetap kesempatan islah terbuka lebar,” terang SDA.

Ketiga langkah islah tersebut antara lain meminta Din Syamsuddin secara pribadi untuk menjembatani islah bagi keduanya. Kemudian karena menurutnya Din direspon negatif oleh kubu Romi, pihaknya kemudian membentuk tim islah.

“Kami juga meminta jasa baik dari Pak Said Aqil Syiradj secara pribadi untuk menjembatani permasalahan ini. Namun tidak ada juga respon positif (dari kubu Romi),” ujarnya.

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

PKB dan PPP Tolak Hak Angket ‘Ahok Gate’

Figure
Organization