Home / Berita / Nasional / Pakar Hukum: Vonis Hukuman Indonesia Soal Narkoba Masih TerbilangR ingan

Pakar Hukum: Vonis Hukuman Indonesia Soal Narkoba Masih TerbilangR ingan

Pakar hukum pidana dari Universitas Parahyangang, Romli Atmasasmita. (rmol.co)
Pakar hukum pidana dari Universitas Parahyangang, Romli Atmasasmita. (rmol.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pakar hukum pidana dari Universitas Parahyangang, Romli Atmasasmita berpendapat, bila dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura, vonis hukum narkoba di Indonesia masih terbilang ringan.

Di kedua jiran itu, terbukti membawa 10 gram narkoba saja sudah pasti akan terkena hukuman mati. “Jadi, keputusan Presiden Joko Widodo sekarang ini sudah tepat. Paling tidak Presiden berani mengatakan tidak kepada intervensi asing,” kata dia, Rabu (25/2/15).

Nah, sekarang tinggal kemampuan diplomasi saja yang  harus ditingkatkan ke depan, agar tidak sampai terjadi pemutusan hubungan diplomatik,” tambahnya.

Artinya, kata Romli, vonis hukuman mati tersebut sebagai bukti ada negara dan ada kepala negara untuk melindungi warga negaranya dari keadaan darurat narkoba.

“Ini juga perintah konstitusi. Tugas kepala negara adalah memberikan perlindungan dan memenuhi rasa keadilan warga negaranya!”.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Tegas! Di Hadapan Anggota DK PBB, Menlu RI Desak Blokade Gaza Segera Dihentikan

Organization