Topic
Home / Narasi Islam / Sosial / Teman Berjuang

Teman Berjuang

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (whbrasil.org)
Ilustrasi. (whbrasil.org)

dakwatuna.com – Ketika nabi Musa as. diberi beban amanah besar dan berat, saat itu ia memohon pada Rabb-nya, beri aku teman…

***

Hidup adalah perjuangan. Saat seseorang hidup tanpa peluh, maka ia alpa dari hakikat kehidupan itu sendiri. Hidup enggan, matipun tak mau. Tak ada daya pada dirinya. Ia teraduk-aduk dengan mudah, sampai akhirnya larut atau terhempas. Maka hidup haruslah terbakar semangat juang.

Pejuang tak selamanya berdiri heroik. Pasti ada persimpangan saat ia rapuh, mengais pertolongan saat sendirinya. Mungkin kepalnya kuat, tapi butuh genggaman lain. Mungkin kakinya cepat, tapi butuh jinjingan lain. Mungkin hatinya tegar, tapi butuh semangat dukung. Maka kita sadar, sendirinya kita adalah ketiada dayaan. Tak satupun kita kuat melakoni rintangan hidup sendiri. Pada akhirnya ia akan mencari sosok lain, pendamping jalan juang ini.

Saat itulah nabi Musa as. memohon pada Tuhan-nya; “dan Jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku” (QS. Thaha: 29). Kekuatan seorang Musa as. sadar bahwa ia tak punya daya menjawab perintah besar sendiri. Segenap kesadarannya berkata ia tak butuh hanya satu kuat, tapi lebih dari kuat. Jadilah saudaranya Harun menyertai perjuangannya.

Sungguh nikmat berjuang bersama teman sejati. Sungguh beruntung ada yang selalu menyertai.

Sadarlah wahai hati yang lemah, perjuangan ini terlalu berat untuk dipikul sendiri. Kedua mata ini terlalu penat untuk terjaga sepanjang hari. Ide yang ada tak cukup yakin untuk diputuskan sendiri. Maka teman perjuangan datang menjawab kelemahan itu. Ia datang melengkapi kurangnya kita. Maka raihlah tangannya, ambillah bersama pendapatnya. Maka kesatuan menjadi senjata amat ampuh. “Teguhkanlah dengan dia kekuatanku” (QS. Thaha: 31)

Ambillah teman dalam meniti perjuangan, agar ada yang datang mengingatkanmu, supaya engkau banyak-banyak memuji-Nya dan banyak-banyak mengingat-Nya. “Supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau”. (QS. Thaha: 33-34)

Berangkatlah bersama teman. Sebagaimana kita tercipta dalam fitrah kebersamaan, saling membutuhkan satu sama lain. Karena luas surga tak hanya untuk seorang diri. Begitu pula pahala berlipat ganda tanpa sedikitpun terkurangi, darimu atau darinya. Tataplah musuh bersama tatapannya, kejarlah kemuliaan bersama larinya. Lalu ingat apa yang ia perbuat kepadamu dari kebaikan, kemudian lupakan khilaf salah dari dirinya, karena teguh prinsip kita adalah saling melengkapi.

Sungguh mulia perjuangan bersama teman.

قَالَ رَابِّ اْشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ (25) وَيَسِّرْلِي أَمْرِيْ (26) وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ (27) يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ (28) وَاجْعَل لِّيْ وَزِيْرًا مِنْ أَهْلِيْ (29) هَرُوْنَ أَخِيْ (30) اشْدُد بِهِ أَزْرِيْ (31) وَ أَشْرِكْهُ فِيْ أَمْرِيْ (32) كَيْ نُسَبِحَكَ كَثِيْرًا (33) وَنَذْكُرَكَ كَثِيْرًا (34) إِنَّكَ كُنْتَ بِنَا بَصِيْرَا (35) قالَ قَدْ أُوتِيتَ سُؤْلَكَ يَا مُوسَى (36)

“Berkata Musa: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan Jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan Dia kekuatanku, dan jadikankanlah Dia sekutu dalam urusanku, supaya Kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Maha melihat (keadaan) kami”. Allah berfirman: “Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, Hai Musa.” (QS. Thaha: 25-36)

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
Mahasiswa LIPIA Jakarta. Lahir di Makassar tahun 1994, menyelesaikan pendidikan jenjang SMP dan SMA di Pesantren Terpadu Al-Kahfi Bogor. Anak ketiga dari empat bersaudara. Aktif di kegiatan dakwah kampus. Ketua Ikatan Silaturrahim Alumni Pesantren Terpadu Al-Kahfi (KASAHF.org).

Lihat Juga

Kau Pejuang atau Pecundang?

Figure
Organization