Topic
Home / Berita / Daerah / Dari 990 Titik Jalan Rusak di Jakarta, Baru 27 Persen yang Diperbaiki

Dari 990 Titik Jalan Rusak di Jakarta, Baru 27 Persen yang Diperbaiki

Ilustrasi - (antara.com)
Ilustrasi – (antara.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kondisi jalan di Jakarta banyak yang berlubang hingga mengalami kerusakan yang cukup parah. Dinas Bina Marga DKI Jakarta mendapat laporan masyarakat ada 990 titik.

“Angka yang rusak di kita masuk laporan sekitar 990 titik. Yang sudah dikerjakan 270 titik. Yang belum dan masih dalam proses perbaikan 720 titik. Jadi kalau persentase yang sudah kita perbaiki 27 persen,” kata Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Binamarga DKI Suko Wibowo di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Senin (23/2/2015).

Masih kurangnya perbaikan ini disebut Wibowo karena kondisi cuaca yang masih sering hujan. Perbaikan jalan tak akan berjalan maksimal jika dikerjakan di musim hujan karena kondisi hot mix aspal akan kembali rusak.

Kita pakai cold mix dulu karena sampai hari ini cuaca baru masuk musim panas, tapi nanti kalau anggaran kita sudah turun, langsung bikin buat pemeliharaan jalan. Anggaran dinas untuk pemeliharaan jalan Rp 60 miliar. Yang di suku dinas kurang lebih berkisar Rp 40-50 miliar,” sambungnya.

Beberapa ruas jalan yang sudah diperbaiki yakni wilayah Jakarta Pusat di jalan Hos Cokro Aminoto, jalan Kramat Raya, jalan Balik Papan, di Jakarta Selatan di jalan Arteri Permata Hijau, jalan DR Supomo, jalan Rasuna Said. Di Jakarta Barat di jalan Tomang Raya, jalan Panjang, jalan Arteri Kelapa Dua, di Jakarta Timur di antaranya di jalan Matraman Raya, jalan Bekasi Timur, jalan I Gusti Ngurah Rai dan di wilayah Jakarta Utara di jalan Boulevard Barat, jalan Sunter Mas Tengah, jalan Baru Ancol Selatan, dan jalan Papango II.

Karena APBD 2015 DKI Jakarta belum disetujui oleh Kemendagri, maka untuk perbaikan jalan ini masih menggunakan anggaran mendahului 2015 sebesar Rp 20 miliar.

“Sesuai Pergub No.2011 tahun 2014 tentang Pengeluaran Daerah Mendahului Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2015 itu 1 per 12 dari nilai anggaran yang kita alokasikan. Misalnya Rp 120 miliar, berarti 1 per 12-nya itu Rp 20 miliar,” pungkasnya. (detik/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Halal Bihalal Salimah bersama Majelis Taklim dan Aa Gym

Figure
Organization