Home / Berita / Internasional / Asia / Iran Dihantui Kebangkrutan, Politik Tercemar Dana Narkoba

Iran Dihantui Kebangkrutan, Politik Tercemar Dana Narkoba

Basyar Asad dan Ali Khamenei. (syrianoor.net)
Basyar Asad dan Ali Khamenei. (syrianoor.net)

dakwatuna.com – Teheran. Pemeriksa umum kantor Mursyid Iran, Ali Akbar Nategh Nouri, menyatakan bahwa cadangan anggaran Iran saat ini kosong. Hal itu menyusul anjloknya harga minyak dunia. Seperti diberitakan Almoslim, Senin (23/2/2015) hari ini.

Nouri mengatakan bahwa di antara sebab hal ini adalah aktivitas politik luar negeri Iran yang sangat besar. Terutama untuk mendukung organisasi-organisasi yang melaksanakan agenda Syiah Irannya di Libanon, Suriah, dan Yaman. Sedangkan yang terbesar adalah dukungan penuh untuk rezim Basyar Asad di Suriah.

Sementara itu, menteri dalam negeri, Abdolreza Rahmani Fazli, mengritik beredar dan digunakannya dana hasil bisnis narkoba dalam kehidupan berpolitik. “Kehidupan politik di Iran dicemari dengan dana kotor. Di antaranya adalah dana hasil transaksi penyelundupan narkoba.”

Menurutnya, hal ini menyebabkan kerusakan akhlak dalam berpolitik. Selain itu, menjadikan politik berbiaya mahal. Ada seorang pejabat yang mencalonkan dirinya dengan mengeluarkan dana sebesar 20 miliar Riyal (IDR 8 miliar), jumlah yang sangat besar untuk politik di Iran. (msa/dakwatuna)

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

‘Turki Menentang Sanksi AS Terhadap Iran’