Topic
Home / Berita / Nasional / Sebelum Dua Kubu Bersatu, Pemerintah Sebaiknya Tidak Hadiri Kongres KNPI

Sebelum Dua Kubu Bersatu, Pemerintah Sebaiknya Tidak Hadiri Kongres KNPI

Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah (GP Al Washliyah) Muhammad Razvi Lubis.  (rmol.co)
Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah (GP Al Washliyah) Muhammad Razvi Lubis. (rmol.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pemerintah sebaiknya tidak menghadiri Kongres KNPI yang akan dilaksanakan di akhir bulan ini. Hal tersebut lantaran belum selesainya penyatuan dua kubu KNPI antara Taufan E Nugroho dengan Akbar Zulfakar. Demikian disampaikan Ketua Gerakan Pemuda Al Washliyah (GP Al Washliyah) Muhammad Razvi Lubis hari ini, Senin (23/2/15)  di Jakarta.

Suka tidak suka KNPI saat ini ada dualisme, sebaiknya pemerintah turun tangan untuk menyelesaikannya. Penyelesaian masalah dualisme itu lebih peting dibanding Kongres. “Penyatuan dualisme KNPI itu lebih penting daripada menghadiri pembukaan kongres,” katanya. Bila sudah menyatu maka kongres baru digelar.

Kedua kubu itu kata M. Razvi saat ini telah siap menggelar kongres secara bersamaan. Namun lokasinya saja yang berbeda. DPP KNPI Taufan melaksanakan kongres di Papua sementara DPP KNPI Akbar di Jakarta.

“Kondisi itu tidak boleh dibiarkan oleh pemerintah. Ibarat seorang ayah, pemerintah harus turun tangan menyelesaikan perbedaan yang terjadi pada anak-anaknya,” pinta M. Razvi.

Bila ini dibiarkan maka pemerintah ikut andil memecah belah pemuda. Bila pemerintah Jokowi punya niat menyatukan KNPI pasti bisa. Saat ini pemerintah terkesan diam-diam saja, seolah-olah tidak ada persoalan pada pemuda.

“Saya yakin presiden Jokowi mau menyatukan dua kubu ini untuk persatuan pemuda Indonesia,” imbuh Razvi.

Presiden menurut Razvi, bisa memerintahkan Menpora untuk memediasi dua kubu tersebut. Sehingga tahu seperti apa duduk persoalan di tubuh pemuda sesungguhnya. “Kan ada Menpora, suruh saja menterinya itu menyelesaikan KNPI,” tegas pengurus DPD KNPI DKI Jakarta. Karena memang hal itu merupakan tugas dari Menpora.

Perlu diketahui, Kongres KNPI di Papua dilaksanakan pada 24-28 Februari sementara Kongres KNPI di Jakarta pada 25-28 Februari. Kedua pengurus DPP KNPI itu telah menyatakan kesiapannya menggelar perhelatan akbar tiga tahunan yang akan diikuti pemuda seluruh Indonesia. (sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kongres Forum Negarawan Muda, Pemuda Mandiri Bangsa Berdikar

Figure
Organization