Home / Berita / Internasional / Afrika / Peledakan Bom di Ibu Kota Somalia, Al-Shabab Mengaku Bertanggung Jawab

Peledakan Bom di Ibu Kota Somalia, Al-Shabab Mengaku Bertanggung Jawab

Kelompok militan Al-Shabab yang masih ada kaitan dengan Al-Qaidah (bbc.co.uk)
Kelompok militan Al-Shabab yang masih ada kaitan dengan Al-Qaidah (bbc.co.uk)

dakwatuna.com – Somalia. Sedikitnya 10 orang terbunuh dan beberapa anggota parlemen terluka dalam serangan yang terjadi di sebuah hotel di Mogadishu, ibu kota Somalia, Jumat kemarin (20/2/2015).

Dua ledakan besar kemudian disusul oleh suara tembakan senjata terdengar di dalam hotel yang sering dikunjungi oleh para politisi. Koresponden BBC mengatakan area hotel telah ditutup dan dikelilingi penjagaan militer.

Serangan terjadi saat jam makan siang hari Jumat, hotel-hotel di Somalia memang sangat sibuk pada akhir pekan. Diyakini kelompok militan al-Shabab yang terus melakukan perlawanan terhadap Pemerintah Somalia yang menjadi dalang dari penyerangan ini.

Sebelumnya, kelompok yang berhubungan dengan al-Qaidah tersebut telah berhasil dipukul mundur dari kota-kota besar, tetapi masih menguasai beberapa wilayah penting di Somalia.

“Awalnya bom mobil meledak di pintu masuk hotel, disusul oleh bom bunuh diri di dalam kompleks hotel. Ada beberapa menteri dan anggota parlemen di dalam hotel. Saya melihat banyak orang terluka termasuk anggota parlemen,” Nur Mohamed dari kepolisian menjelaskan kepada kantor berita Reuters.

Juru bicara operasi militer al-Shabab, Sheikh Abdiasis Abu Musab, mengatakan kepada Reuters jika kelompok mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

“Kami menyasar pejabat pemerintah di dalam hotel, ini bagian dari operasi militer kami di Mogadishu,” ia menjelaskan.

Al-Shabab sebelumnya telah mengancam akan membunuh pejabat pemerintah. Awal bulan ini, al-Shabab menembak mati seorang anggota parlemen di Mogadishu. (bbc/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Respon Bencana Kekeringan, PKPU-HI Lanjutkan Pembangunan Sumur di Somalia

Organization