Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Mengaku Bertemu Nabi, Castro Masuk Islam

Mengaku Bertemu Nabi, Castro Masuk Islam

Castro Mazin. (bokra.net)
Castro Mazin. (bokra.net)

dakwatuna.com – Amman. Castro Mazin, seorang anak muda (16 tahun) menceritakan asal mula dirinya memilih untuk memeluk Islam, setelah bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad sa. Seperti dituturkannya kepada Al-Quds, Senin (9/2/2015).

Castro bercerita, “Aku berasal dari keluarga Kristen. Ayahku orang Yordania, dan ibuku berdarah Romania. Aku sama sekali tidak mengetahui tentang Islam. Hanya saja aku suka mendengarkan nasyid-nasyid Islam. Kadang di rumah aku menyanyikannya sehingga orang tua curiga kalau-kalau aku sudah pindah agama. Mereka pun banyak mengurungku di rumah.”

Castro melanjutkan, “Pada suatu malam, aku bermimpi melihat Rasulullah saw. Dia mengatakan kepadaku, ‘Ikuti, aku akan mengajarimu shalat.’ Maka aku melaksanakan shalat di belakangnya. Aku terbangun dan tersadar ketika mengucapkan dua kalimat syahadat dengan suara yang keras. Padahal aku belum pernah mempelajari dua kalimat syahadat tersebut. Karena suara keras itu, kedua orang tuaku pun datang, mereka semakin yakin bahwa aku telah memeluk Islam.”

“Aku memutuskan untuk kabur dari rumah (lantai dua) melalui pipa saluran air di rumah tembok. Aku segera menuju ke kantor polisi, selanjutnya dimasukkan ke panti asuhan ‘Darul Aitam’. Aku memutuskan untuk kembali kabur dari tempat itu, khawatir nantinya diserahkan kepada orang tua. Tempat yang kutuju kali ini adalah kepala suku Bani Athia di selatan Yordania. Ternyata beliau sangat menyambutkan. Beliau membantu semua urusanku, terutama kartu tanda pendudukku yang baru dengan nama Muhammad, bergama Islam,” demikian Castro mengakhiri kisah hidayahnya. (msa/dakwatuna)

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Anggota DPR AS: Trump Picu Kebencian pada Islam di Amerika

Figure
Organization