Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / PBB-UNRWA: Gaza Kini Dalam Kondisi Terburuk dan Berpotensi Diagresi Israel

PBB-UNRWA: Gaza Kini Dalam Kondisi Terburuk dan Berpotensi Diagresi Israel

Kondisi fisik Gaza hancur-lebur akibat agresi militer Israel. (safa.ps)
Kondisi fisik Gaza hancur-lebur akibat agresi militer Israel. (safa.ps)

dakwatuna.com – Gaza. Direktur Operasional Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Palestina “UNRWA”, Robert Turner pada hari Rabu (4/2/2015) mengatakan, bahwa kondisi di Jalur Gaza saat ini semakin memburuk. Menurutnya kondisi ini yang paling buruk semenjak berakhirnya agresi militer Israel ke Jalur Gaza pada Agustus 2014 lalu.

Pernyataan ini disampaikan Turner dalam konfrenseri pers yang digelar di Gaza. Ia juga menyampaikan kecemasan akan agresi baru terhadap Gaza di tengah kondisi Gaza yang masih belum mengalami perbaikan. Rakyat Gaza sendiri menurutnya sangat kecewa dengan janji-janji rekonstruksi dari dunia internasional yang hingga kini tidak ada realisasinya.

Ia kemudian memberikan gambaran, bahwa kondisi di Gaza hingga kini sama belum ada perbaikan secara fisik, termasuk juga dalam hal ekonomi dan politik, yang menurutnya juga sama-sama belum stabil. Bahkan kondisi seperti ini menurut Robert, berpeluang kembali terjadinya serangan dari Israel ke Jalur Gaza dalam waktu dekat.

Perlu diingat bahwa pada tanggal 12 Oktober lalu, Kairo menggelar Konferensi Internasional untuk Donor Gaza yang dimediasikan oleh Mesir dan Norwegia. Pertemuan itu telah melahirkan kesepakatan untuk menyumbang dana ke Gaza sebesar 5,4 milliar USD. Setengah dari dana tersebut dijanjikan untuk rekonstruksi bangunan di Gaza yang hancur akibat agresi militer Israel, dan sisanya untuk kebutuhan lain. Namun hingga detik ini bantuan yang digadang-gadangkan tersebut belum sampai ke rakyat Gaza. (msy/sf/dakwatuna)

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

Qatar Kepada AS: Palestina Menanti Solusi Politik Yang Adil

Figure
Organization