Home / Berita / Internasional / Asia / Penistaan Terus Berlanjut, Menteri Perumahan Israel Berjanji akan Membagi Masjid Suci Al-Aqsha

Penistaan Terus Berlanjut, Menteri Perumahan Israel Berjanji akan Membagi Masjid Suci Al-Aqsha

Uri Ariel, menteri perumahan penjajah Israel. (muslimvillage.com)
Uri Ariel, menteri perumahan penjajah Israel. (muslimvillage.com)

dakwatuna.com – Al-Quds. Menteri Perumahan Israel, Uri Ariel kembali menegaskan ide kontraversinya terkait pembagian masjid suci Al-Aqsha berdasarkan tempat dan waktu. Penggunaan Al-Aqsha akan dia jatah, kapan untuk Yahudi dan kapan untuk Muslim. Termasuk juga tempat-tempat di dalam areal masjid Al-Aqsha sendiri, dia akan bagi sesuai dengan keinginannnya.

Ariel kemudian berjanji pada tahun 2015 ini, ide pembagian masjid kiblat pertama umat Islam tersebut akan ia terapkan.

Pernyataan ini disampaikan Ariel melalui siaran radio Ibrani, Rabu kemarin (4/2/2015). Ia mengatakan, “Bangsa Yahudi tahun ini akan mendapatkan haknya dalam menjalankan agama. Bangsa Yahudi akan kembali mendapatkan gunung Haekal-sebutan untuk masjid Al-Aqsha-yang merupakan tempat ibadah paling penting dan sakral di muka bumi.”

Ariel yang merupakan orang kedua dari partai Al-bait Al-Yahud pimpinan Menteri ekonomi Israel, Naftali Benet mengatakan, bahwa parlemen yang akan dibentuk usai pemilu mendatang akan memperjuangkan rencana ini, dan menjamin hak bangsa Yahudi dalam menjalankan agamanya di areal masjid Al-Aqsha.

“Diantara wujud memperjuangkannya adalah, dengan membuat UU yang menguatkan tindakan pemerintah Israel terhadap masjid Al-Aqsha, sehingga tetap kuat dalam menghadapi tekanan dari dunia Internasional dan Arab,” jelas Ariel. (msy/fps/dakwatuna)

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

Palestina Tolak Rekonsiliasi Tanpa Kemerdekaan

Figure
Organization