Topic
Home / Berita / Internasional / Afrika / Heboh di Mesir, Instruki Militer Kepada Media untuk Pencitraan As-Sisi Bocor

Heboh di Mesir, Instruki Militer Kepada Media untuk Pencitraan As-Sisi Bocor

Chanel Mekamelen bongkar kecurangan As-Sisi. (arabi21.com)
Chanel Mekamelen bongkar kecurangan As-Sisi. (arabi21.com)

dakwatuna.com – Kairo. Chanel Mekameleen Mesir baru-baru ini menayangkan rekaman pembicaraan yang bocor, berisikan perintah dari petinggi di Kementerian Pertahanan Mesir  kepada media Mesir untuk mengangkat citra sosok Menteri Pertahanan saat itu, Abdulfatah As-Sisi, yang maju sebagai kandidat dalam pilpres Mesir kemarin.

Rekaman itu berisikan pembicaraan antara Kol. Abbas Kamil, direktur biro politik As-Sisi dengan Jubir Militer Kol. Ahmad Ali. Keduanya memandang penting untuk memberikan instruksi kepada media yang ada di bawah pengaruhnya untuk membangun citra positif terhadap As-Sisi.

Dalam pembicaraannya, kedua orang tersebut menyebutkan nama-nama jurnalis yang memiliki ikatan dengan militer. Abbas Kamil dalam rekaman itu kemudian meminta Kol. Ahmad Ali untuk berbicara langsung dengan para jurnalis tersebut dan memberikan instruksi kepada mereka.

Salah seorang pemred di surat kabar Mesir, Majdi Syandi memberikan pandangannya tentang bocornya rekaman rahasia tersebut. Menurutnya, hal lumrah apabila sebuah media melakukan kampanye terhadap kandidat tertentu, namun yang menjadi pertanyaan adalah, kebenaran adanya instruksi dari militer dalam hal ini jubir dari kementerian pertahanan dan ini yang menurutnya menjadi inti permasalahan.

Rekaman yang baru tersebar di publik ini juga telah memperkuat bukti bahwa media di Mesir dijadikan alat kekuasaan oleh rezim berkuasa, dan peluang kebebasan dari media Mesir paska revolusi 25 Januari yang menggulingkan diktator Husni Mubarak bisa dipastikan sudah berakhir. (msy/sf/dakwatuna)

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

Mursyid Ikhwanul Muslimin Divonis Hukuman Seumur Hidup

Figure
Organization