Topic
Home / Berita / Daerah / Putus Kontrak dengan PT Jakarta Monorel, Ahok Cari Cara agar Pemprov Tak Bisa Digugat

Putus Kontrak dengan PT Jakarta Monorel, Ahok Cari Cara agar Pemprov Tak Bisa Digugat

Tiang monorel di Kawasan Senayan, Jakarta, beralih fungsi menjadi tiang iklan/Jibiphoto
Tiang monorel di Kawasan Senayan, Jakarta, beralih fungsi menjadi tiang iklan/Jibiphoto

dakwatuna.com – Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan proyek monorel di Jakarta tak lagi ditangani oleh PT Jakarta Monorel (JM). Hal ini dikatakannya di Balaikotam, Jakarta, Senin (12/1). Pria yang akrab disapa Ahok ini menyebut, pihaknya sedang berusaha agar PT JM tidak bisa menggugat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Kita mau stop mau ganti yang lain diancam mau gugat. Ya sudah kita tunggu kita kirim surat kita pelajari dulu supaya dasar hukumnya jelas. Jangan sampai kita dipenjara gara-gara nolak dia bikin monorail. Kan kita nggak tahu dunia kita kalau ada oknum-oknum di jaksa di hakim repot kita,” ujar Ahok.

Selain mempelajari dasar hukumnya, Ahok mengatakan, pihaknya juga ingin meminta penjelasan dari PT JM soal keseriusan mereka membangun monorel di Jakarta.

PT JM sendiri, lanjut Ahok, sebelumnya pernah memastikan jika mereka memiliki anggaran sebesar 30 persen dari jumlah aset yang dimilikinya. Sehingga dana tersebut akan digunakan untuk membangun proyek monorel di Jakarta.

“Makanya kita lagi ntiapin suratnya. Kita mau lihat. Anda punya uang 30 persen, uangmu mana. Jangan-jangan uang 30 persen itu dari jual properti yang kita kasih izin pada Anda. Itu yang saya curiga, saya bilang. Kita wajar dong nggak kasih kredit bank kalau kita curiga,” pungkasnya. (inilah/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Keluarga Cabut Banding Vonis Ahok, Apa Alasannya?

Figure
Organization