Topic
Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Becermin Pada Kehidupan Hirotada Ototake

Becermin Pada Kehidupan Hirotada Ototake

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi - Hirotada Ototake. (blogspot)
Ilustrasi – Hirotada Ototake. (blogspot)

dakwatuna.com – Sebuah nama yang sangat menyentuh hati, dimulai dari perjuangan hidup yang tidak pernah mengeluh atas kekurangan yang dia miliki, ketidaksempurnaan tubuh yang selalu membuat dia bersyukur, semua masalah yang selalu dia jadikan peluang atas ketidaksempurnaan fisiknya. Ketika melihat keadaan fisiknya begitu banyak orang mengatakan hal itu tidak mungkin, tapi apa yang ototake lakukan dengan semua pernyataan orang-orang tersebut, dia tidak hanya mengalah dan meyakinkan atas ucapan negatif yang terjadi pada dirinya, dia selalu tetap berusaha dan meyakinkan semua orang tentang apa yang dia inginkan, sebuah bukunya sudah menjadi best seller “NO ONE’S PERFECT”.

Seorang pemuda kelahiran I6 April I976 ini tidak pernah menyerah pada nasib, semua kekurangan dijadikan kelebihan tersendiri dalam hidupnya, pernah suatu hari ketika pulang dari sekolah dia mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia sudah mendaftarkan diri untuk bermain basket, tapi bagaimanakah respon kedua orang tuanya ketika itu, bukan senang dan bangga seperti kebanyakan orang tua yang memiliki anak yang normal, malah kedua orang tua tersebut heran, mungkin terbesit dalam pikiran mereka bagaimana seorang anak yang tidak memiliki tangan dan kaki ini bisa bermain basket, tetapi semangat ototake tidak pernah pudar ditelan oleh kekurangan fisiknya bahkan semangatnya semakin menggebu. Tidak heran begitu banyak orang yang merasa tidak percaya dengan keinginan gila ototake bahkan sampai anak TK pun ikut rela berdesakan untuk melihat permainan basket ototake sang pemberani tersebut. Dia ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa dalam setiap kekurangan tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan, sekalipun orang yang memiliki fisik yang cacat, seperti halnya yang dilakukan oleh orang yang normal.

Bagaimana keadaan kita sekarang dengan keluhan-keluhan yang sering terlontarkan oleh bibir kita atas masalah-masalah kecil bila dibandingkan masalah yang dihadapi ototake sendiri, seolah ketika kesulitan dan hambatan yang menghimpit seakan-akan merupakan beban yang sangat besar dan berat yang tidak bisa diselesaikan, coba lihat keadaan lingkungan yang ada di sekitar kita, bahkan mereka mungkin lebih banyak dan lebih berat masalah yang mereka hadapi tapi, hal itu tidak pernah menyulutkan semangat dan impian mereka, mereka tetap berjuang seperti layaknya orang normal, mereka tidak peduli dengan berbagai kekurangan mereka, bahkan mereka berjuang lebih bila dibandingkan orang-orang yang memiliki fisik secara sempurna.

Masihkah ada terlintas dibenak kita kalimat-kalimat “ah, itu tidak mungkin” atau kalimat “ saya tidak bisa” atau kalimat “saya memang tercipta untuk menjadi orang bodoh”. Apakah kita orang yang sangat berkekurangan bila dibandingkan dengan ototake, kenapa dia dengan berbagai kekurangan bisa mengatasi semua kekurangannya sementara kita sendiri dengan fisik yang sempurna Tuhan ciptakan masih memiliki segudang keluhan dan pikiran-pikiran yang mematikan karakter kita sendiri, pernahkah terbanyangkan oleh teman-teman bahwa ototake seorang motivator dan penulis buku best seller ini menulis dengan dagu dan lengannya, coba bayangkan teman-teman, ketika kita mempunyai sebuah kesulitan, bandingkan mana yang lebih sulit apakah kesulitan yang sedang kita hadapikah atau kesulitan yang dihadapi oleh ototake..? Tapi sayangnya ototake sendiri tidak pernah merasa itu suatu kesulitan dalam hidupnya, bahkan dia merasakan itu sebuah kelebihan yang tidak pernah dimiliki oleh orang lain. Tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ototake, dia tidak pernah berputus asa dalam setiap permasalahan yang dia hadapi bahkan dia tidak peduli dengan semua orang-orang yang mengatakan hal itu tidak mungkin, tapi dia tetap mengatakan hal itu mungkin, sampai dia mencapai sukses diatas kesuksesan rata-rata manusia yang sempuna akan fisiknya.

Setiap permasalahan bukanlah suatu hambatan yang harus disingkirkan dan yang harus disesali, tapi jadikan setiap permasalah adalah sebuah solusi yang akan menghantarkan kita kepada kesuksesan yang ingin dicapai, jadikan setiap permasalahan dan hambatan sebagai peluang, bukan merupakan sesuatu yang harus benar-benar disingkirkan dalam setiap perjalanan yang kita lewati. Sebuah kekurangan bukanlah hal yang bisa membuat impian kita berkurang tapi sebuah kekurangan akan menghantarkan kita kepada kesuksesan yang berbeda di atas kesuksesan yang pernah orang lain miliki.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Nur Azma
Seorang manusia kecil yang bercita-cita menjadi mulia terhadap dunia, pharmacist dan trainer muda.

Lihat Juga

Teater Kehidupan

Figure
Organization