Topic
Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Tentang Dream dan Goal

Tentang Dream dan Goal

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com – Every dream starts with a goal. Setiap mimpi berawal dari sebuah tujuan.

Sudah tentu ketika kita merangkai mimpi-mimpi, ada tujuan awal yang hendak kita capai melalui mimpi-mimpi tersebut. Sebagai contoh, goal ‘ingin membahagiakan orang tua’ mengilhami impian-impian seperti ‘umur 25 memberangkatkan haji orang tua, lulus dengan predikat cumlaude, dsb.

GOAL terangkai oleh dreams. Goal membuat dreams terarah. Goal dibangun oleh dreams yang terealisasikan. Goal dan dreams saling memenuhi satu sama lain.

DREAM bersifat spesifik dan memiliki target yang jelas. Ketika target tidak tercapai karena terhalang berbagai kendala atau karena situasi membuat mimpi itu tidak lagi memungkinkan untuk dicapai, maka mimpi tersebut gugur. Impian lulus dengan predikat cumlaude bisa saja tidak tercapai namun tujuan awal ingin membahagiakan orang tua, ada banyak cara lain yang bisa mewujudkannya. Misalnya kita bisa tetap membahagiakan orang tua dengan mimpi baru ‘berhasil menghafal Alquran pada usia sekian’.

‘Gagal’, ‘tidak tercapai’, ‘tidak terlaksana’, ‘tidak berjodoh’, ‘bukan rezekinya’ dapat terjadi pada dreams namun tidak pada sebuah goal. Gugurnya mimpi-mimpi tidak membuat goal mati. Sebaliknya goal memiliki power untuk menciptakan rangkaian mimpi-mimpi lain, yang baru, yang tetap mampu menghantarkan kita pada goal yang ingin kita tuju. Maka yakinlah ketika mimpi-mimpi tidak menemukan jalannya, ada mimpi-mimpi lain yang jauh lebih baik, yang Allah lebih ridhai bagi kita untuk mewujudkannya.

Mari menjadi orang-orang yang senantiasa menghidupkan goal, sekalipun mimpi-mimpi berguguran di perjalanan. Mari menjadi orang yang lebih berorientasi pada goal, bukan pada mimpi-mimpi. Karena mimpi-mimpi diciptakan oleh manusia, dan kita tidak pernah tahu adakah ridha Allah padanya.

Teruntuk mimpi-mimpi yang tidak ditakdirkan, tetap husnudzan billah karena goal ada masih menumbuhkan harapan…

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Kania Permata Sukma
Copywriter di perusahaan software development bervisi Islami di Depok, PT. Badr Interactive. Passionate dalam menyampaikan dakwah melalui teknologi dan konten marketing.

Lihat Juga

Sebuah Nasihat Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

Figure
Organization