Topic
Home / Berita / Nasional / Tentang Pelegalan Miras, Triwisaksana: Kami Tidak akan Berdiam Diri

Tentang Pelegalan Miras, Triwisaksana: Kami Tidak akan Berdiam Diri

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Tri Wisaksana.  (indopolitika.com)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana. (indopolitika.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Wakil ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Triwisaksana merasa terusik dengan maraknya pemberitaan yang memuat wacana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk melegalkan produksi miras berizin.

Gubernur tidak bisa melegalkan miras, karena hal tersebut bertentangan dengan Perpres No 74/2013. Demikian disampaikan Bang Sani lewat akun twitter @Triwisaksana

“Aturan soal miras jelas. Di Perpres No 74/2013 miras masuk kategori ‘Barang dalam Pengawasan’. Pengawasan utk pengadaan, peredaran dan penjualannya (ps 3 a 3). Jadi tidak bisa Gubernur melegalkan miras.” Ungkap Politikus PKS Ini.

Peredaran miras jelas-jelas sudah melanggar aturan yang berlaku, karena di Ibu kota ini miras bebas dijual dimana-mana. Bahkan kita dengan mudah menemuinya di mini market yang ada di dekat sekolah bahkan dekat rumah ibadah.

“Minuman dgn kadar alkohol berapapun (maks 55%) hanya boleh dijual di hotel, bar dan resto dgn persyaratan ttt”

“Di Jakarta hal ini dilanggar krn miras bisa ditemui di mini market yang dekat dgn sekolah dan rumah Ibadah.”

Berbagai langkah telah ditempuh oleh DPRD terkait maraknya peredaran miras, namun sepertinya hal tersebut tidak ditanggapi serius oleh pemda.

Bang Sani juga berjanji  akan terus mengawasi kebijakan pemprov terkait miras ini, termasuk rencana melegalkan produksi miras berizin.

“PKS tidak akan berdiam diri bila rencana itu dicoba-coba oleh Pemprov. Jadi, jangankan melegalkan…peredaran seperti saat ini saja sudah melanggar Hukum.” tutup Sani. (sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Jangan Sampai Ada Pasal2 Kontraproduktif di RUU Miras dan R KUHP

Figure
Organization