Topic
Home / Berita / Internasional / Amerika / Tahanan Guantanamo Dibebaskan di Uruguay

Tahanan Guantanamo Dibebaskan di Uruguay

Ambulan yang membawa enam tahanan dari Guantanamo tiba di Uruguay (AFP)
Ambulan yang membawa enam tahanan dari Guantanamo tiba di Uruguay (AFP)

dakwatuna.com – Uruguay. Enam tahanan yang dibebaskan dari penjara Teluk Guantanamo oleh AS, telah tiba di Uruguay sebagai orang bebas, sebagaimana diberitakan BBC (8/12/2014).

Awal tahun ini, Uruguay disebutkan telah sepakat untuk menerima bekas tahanan – yang terdiri dari empat orang Suriah, seorang Tunisia dan seorang Palsetina – sebagai sebuah aksi kemanusiaan.

Enam orang ini ditahan sejak 12 tahun lalu atas tuduhan memiliki hubungan dengan al-Qaeda tetapi tak pernah diadili.

Pentagon merilis identitas orang-orang yang dibebaskan tersebut Abu Wail Dhiab, Ali Husain Sha’ban, Ahmad Adnan Ajuri, dan Abdul Ahdi Faraj, yang berasal dari Suriah, Mohammed Abdullah Taha Mattan(Palestina), Adel bin Muhammad El Ouerghi (Tunisia).

Seorang kuasa hukum Abu Wa’il Dhiab (43 tahun ) mengatakan kliennya bersyukur kepada bangsa Amerika Selatan yang menerimanya.

“Dia mengatakan ini merupakan rumah baginya,” kata Cori Crider, kuasa hukum dari kelompok HAM Reprieve, kepada kantor berita AP.

“Pada saat ini tentu saja fokus dia adalah menjadi lebih sehat, dan tentu saja dia ingin melihat istri dan anak-anaknya kembali.”

Sebelumnya, Dhiab melakukan aksi mogok makan di Guantanamo sebagai protes atas penahanan dirinya. Dalam sebuah pernyataan Pemerintah Urugay mengatakan bekas tahanan itu telah dibawa ke rumah sakit militer untuk menjalani tes kesehatan.

Sebelumnya, di Amerika Latin, El Salvador menerima dua tahanan Guantanamo pada 2012 lalu. Presiden Barack Obama telah berjanji untuk menutup kamp di Kuba, yang dibuka pada 2002 lalu sebagai tempat untuk menahan para musuh dalam perang Amerika melawan teror.

Saat ini, sekitar 136 orang masih berada di Guantanamo dan menunggu untuk ditransfer. (bbc/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Palestina Tolak Rekonsiliasi Tanpa Kemerdekaan

Figure
Organization