Topic
Home / Berita / Nasional / Indonesia Impor Minyak dari Satu-satunya Negara yang Haramkan Islam

Indonesia Impor Minyak dari Satu-satunya Negara yang Haramkan Islam

Kapal-kapal Tanker pengangkut minyak menyalurkan minyak mentah ke kilang-kilang pertamina. (ilustrasi). (detik.com)
Kapal-kapal Tanker pengangkut minyak menyalurkan minyak mentah ke kilang-kilang pertamina. (ilustrasi). (detik.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Presiden Jokowi telah menunjuk Sonangol EP sebagai pemasok sebagian kebutuhan minyak Indonesia, mengurangi peran Petral. Akhir Oktober lalu, kesepakatan itu sudah diteken antara Pertamina dan Sonangol.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pun mengaku bahwa dia menjadi pembisik utama nama Sonangol EP ke telinga Jokowi. Pendiri Partai Nasdem itu tak menampik kabar itu bahkan dia mengakui menyarankan Presiden Jokowi agar Pertamina bekerjasama dengan Sonangol. “Tapi saran kecil saja,” ujar Surya Paloh di Kantor Partai Nasdem, Jakarta seperti dikutip dari kompas.com. (Pertamina Tak Tahu Alasan Pemerintah Minta Impor Minyak dari Angola)

Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa kerjasama Government to Government dengan Sonangol EP negara diuntungkan dengan diskon 15 persen dari harga pasar minyak dunia. Pemerintah akan menghemat sekitar Rp 11 triliun sampai Rp 15 triliun dari kerjasama ini.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam kebijakan pemerintah mengimpor minyak dari Angola ini memang sangat disayangkan, mengingat Angola adalah satu-satunya negara di dunia yang melarang Islam dan menghancurkan masjid-masjid yang ada di negara tersebut.

“Ini adalah akhir dari pengaruh Islam di negara kita,” kata Presiden José Eduardo dos Santos dilansir oleh surat kabar Osun Defender dikutip dari muslimdaily.net pada hari Ahad, tanggal 24 November lalu. (Pemerintah Angola Hancurkan Masjid & larang islam)

Sebenarnya masih banyak negara diluar Angola yang mampu menyediakan minyak dengan harga bersaing, apalagi ditengah merosotnya harga minyak dunia. (sbb/dakwatuna)

 

 

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Buah Impor

Cina Masih Jadi Sumber Impor Nonmigas Pemerintah

Figure
Organization