Topic
Home / Berita / Internasional / Amerika / Setelah Pencarian Bertahun-Tahun, Warga Gaza Bantu Franky Temukan Kebenaran Islam

Setelah Pencarian Bertahun-Tahun, Warga Gaza Bantu Franky Temukan Kebenaran Islam

Mualaf (ilustrasi).  (http://islam-today.ru)
Mualaf (ilustrasi). (http://islam-today.ru)

dakwatuna.com – Washington.  Seorang Mualaf Amerika Franky mengatakan, dirinya hanya menemukan kebenaran tentang kehidupan dalam agama Islam. Namun, jalan yang dilalui Franky menemukan Islam sangat panjang.

Ia harus mencoba satu persatu agama yang ada untuk mencari sebuah kebenaran tentang tujuan hidup manusia di dunia. Sebelumnya, ia merupakan seorang Katolik, Metodis dan Mormon serta belajar mengenai ajaran agama Hindu dan Budha hingga pada akhirnya ia memilih Islam.

Pengalamannya dimulai saat ia masuk ke Gereja Mormon atas permintaan suaminya yang merupakan seorang mormon setia. Beberapa kali ia pergi ke sana, namun ia merasa tak nyaman. Ia telah bekerja keras untuk dapat bergabung dengan lingkungan tersebut, namun semua sia-sia. Ia tidak bisa memahami ajaran agama yang mereka anut.

“Sekeras apapun saya mencoba, saya tidak pernah mengerti mengapa saya tidak bisa merasa seperti yang mereka semua rasakan,” kata Franky seperti dikutip OnIslam, Selasa (2/12/14).

Hingga akhirnya, ia berhenti untuk pergi ke gereja. Kemudian, ia mulai mencari tentang kebenaran akan agama yang harus ia percayai. Hingga pada suatu waktu, ia berselancar di dunia maya dan bertemu dengan seseorang warga Muslim Gaza, Ahmad.

Franky mulai berbagi  dan pengalaman kepada Ahmad. Ahmad pun mengirimkan beberapa artikel tentang agama Islam yang diminta oleh Franky.  Setelah menerima paket artikel yang dikirimkan oleh Ahmad, ia kemudian mempelajarinya dan mencari tahu tentang Islam.

Setelah membaca artikel tersebut, Franky mulai tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang Islam. Namun, keingintahuannya tak hanya berhenti sampai di situ. Ia kemudian mencari tahu lagi dengan muslimin lainnya yang ia temui di lingkungannya sekitarnya serta dunia maya.

Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk memeluk agama Islam. Ia pun membaca dua kalimat syahadat dan seketika tangan dan jantungnya berdegup dengan kencang. Suatu hal yang belum pernah ia rasakan. “Saya telah mencari selama bertahun-tahun untuk menemukan kebenaran, dalam Islam inilah semua terlihat nyata,” kata Franky. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Sabyan Kampanye Pembangunan Klinik THT di Palestina

Figure
Organization