Topic
Home / Berita / Rilis Pers / KAMMI Mengutuk Tindakan Aparat dalam Menangani Demonstran Aksi Tolak BBM Naik

KAMMI Mengutuk Tindakan Aparat dalam Menangani Demonstran Aksi Tolak BBM Naik

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

dakwatuna.com – Jakarta—Sudah lebih dari sepuluh hari Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (JK) beserta jajaran kabinetnya secara resmi mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Akibat dari keputusan itu harga barang pokok meningkat. Kebutuhan dasar hidup rakyat pun ikut meningkat. Sementara itu, daya beli masyarakat menurun.

Hal itulah yang mendasari mahasiswa bersama rakyat dengan tegas menolak keputusan pemerintah  dan menuntut pemerintah agar mencabut keputusan tersebut. Berbagai demonstrasi penolakan di lakukan elemen bangsa di seluruh daerah, bahkan berujung bentrok dengan aparat. Apalagi aparat cara-cara represif dalam menangani demonstran.

Peristiwa di Makassar yang membuat terbunuhnya rakyat, penyerbuan sampai ke mushalla di Riau, tindakan represif di Rembang, dan daerah lainnya adalah tanda rezim tiran telah lahir. Merespon tindakan aparat itu, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) sebagai organisasi pergerakan mahasiswa menyatakan sikap:

  1. Mengutuk tindakan refresif aparat dalam menangani demonstran.
  2. Meminta pertanggungjawaban dari Kapolri dan Menkopolhukam atas peristiwa yang terjadi.
  3. Tetap mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.
  4. Mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus turun ke jalan dan mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.

Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!

Jakarta, 2 Desember 2014

Tertanda,
Koordinator Aksi Tolak BBM Naik Pengurus Pusat KAMMI
 

Noval Abuzarr

(sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Azyumardi Azra Dukung KAMMI Masuk Kampus Guna Melawan Radikalisme

Organization